Regis Le Bris Yakin Romaine Mundle Bisa Jadi Pembeda Sunderland
Regis Le Bris berharap Romaine Mundle terbebas dari cedera dan tampil konsisten musim ini. (Foto: Andrew J. Clark/ISI Photos/ISI Photos via Getty Images)
Berita Liga Inggris: Regis Le Bris meyakini Romaine Mundle dapat memberikan dampak besar untuk Sunderland musim ini apabila mampu menjaga kondisi fisiknya. Mundle menunjukkan kembali kualitasnya melalui penampilan impresif sebagai pemain pengganti saat menghadapi Rennes di Stadium of Light, Sabtu (15/8). Penampilan tersebut hadir sehari setelah muncul kabar bahwa sang winger sedang dalam pembicaraan lanjutan mengenai kontrak baru.
Romaine Mundle mengalami beberapa cedera hamstring selama dua musim penuhnya bersama Sunderland. Namun, Regis Le Bris menilai kemampuan pemain berusia 23 tahun tersebut tidak pernah diragukan dan berharap dua operasi yang telah dijalani membuat masalah fisiknya dapat teratasi. Sang manajer juga melihat kualitas individu Mundle sebagai sesuatu yang jarang dimiliki pemain lain.
"Romaine kesulitan musim lalu dan musim sebelumnya juga karena cedera hamstring. Jadi, saya berharap sekarang masalah itu sudah selesai dan teratasi karena setelah dua operasi, kondisinya terlihat solid. Kami tahu pemain ini memiliki X factor yang luar biasa dan itu jarang ditemukan, kemampuan menggiring bola serta penyelesaian akhirnya sangat mengesankan. Sekarang tinggal masalah waktu. Jika dia konsisten secara fisik, saya yakin dia bisa membantu tim," kata Le Bris.
Romaine Mundle tetap menghadapi persaingan untuk mendapatkan menit bermain reguler. Sunderland sudah memiliki Chemsdine Talbi dan Nilson Angulo, sementara Simon Adingra juga masih berada di klub. Namun, musim panjang akan memberikan banyak peluang karena The Black Cats akan tampil dalam empat kompetisi. Mundle juga memenuhi syarat sebagai pemain homegrown untuk keperluan skuad Liga Europa, sehingga opsi penggunaannya cukup luas.
"Kita lihat saja, masih terlalu dini untuk mengetahui soal menit bermain. Untuk Romaine dan para winger lainnya, kami memiliki banyak pilihan. Mereka masih membutuhkan kematangan, dan kematangan berarti menit bermain serta pengalaman. Bisa saja dimulai dari bangku cadangan, kemudian mendapat beberapa menit dan membangun pengalaman yang kuat. Kami tahu bagian awal musim akan sangat sibuk, jadi kita lihat saja," ujar Le Bris.
Le Bris juga mengevaluasi pertandingan melawan Rennes dan menilai Sunderland menunjukkan perbaikan setelah jeda. Menurutnya, babak pertama tidak berjalan sesuai harapan karena tim terlalu mudah memberikan ruang kepada lawan, baik ketika Rennes memulai permainan dari tendangan gawang maupun saat membangun serangan dari bawah. Sunderland kemudian meningkatkan agresivitas setelah turun minum.
"Saya senang dengan babak kedua karena menurut saya babak pertama tidak cukup agresif. Itu sudah jelas saya sampaikan kepada para pemain saat jeda. Rennes memiliki tim dan pemain yang bagus, tetapi terlalu mudah bagi mereka untuk bermain. Kami tidak menerapkan intensi kami dan baru benar-benar meningkat pada babak kedua. Saya pikir performanya jauh lebih baik," tegas Regis Le Bris.
Menurut Le Bris, peningkatan intensitas akan menjadi aspek penting bagi Sunderland menjelang pertandingan berikutnya. Ia menilai laga menghadapi Ipswich Town akan menuntut level permainan yang lebih tinggi karena menjadi pertandingan kandang pertama bagi tim yang baru promosi tersebut. Karena itu, Sunderland harus membawa intensitas seperti yang mereka tunjukkan pada babak kedua, bukan performa pada 45 menit pertama.
"Realitas kompetisi adalah soal intensitas. Ketika Anda tidak meningkatkan intensitas ke level yang tepat, Anda tidak bisa bermain. Jadi, ini menjadi pengingat yang bagus dan penting sebelum menghadapi Ipswich. Kami mengharapkan lebih dari itu karena Ipswich adalah tim yang baru promosi, bermain di kandang pada pertandingan pertama akan sangat menuntut. Dari sisi intensitas, kami harus memainkan babak kedua, bukan babak pertama," tutup Le Bris.
Artikel Tag: Sunderland, Regis Le Bris, Romaine Mundle