Real Madrid Tetap Tolak Penuhi Tuntutan Gaji Vinicius Junior
Vinicius Junior. (Foto: Fran Santiago/Getty Images)
Berita Transfer: Upaya Real Madrid untuk memperpanjang masa bakti Vinicius Junior di Santiago Bernabeu dikabarkan semakin sulit.
Menurut Cadena SER, Real Madrid tetap teguh dalam negosiasi kontrak mereka dengan Vinicius Junior dan tidak bersedia menjadikannya pemain dengan bayaran tertinggi di klub, meskipun pembicaraan mengenai kesepakatan baru sedang berlangsung.
Ketegangan ini telah berlangsung selama lebih dari setahun. Laporan yang beredar sejak tahun 2025 menunjukkan bahwa pemain Brasil itu menginginkan kontrak yang setara dengan kontrak Kylian Mbappe, sementara Real Madrid bertekad untuk tidak melanggar struktur gaji mereka.
Meskipun diskusi telah dilanjutkan, kesenjangan antara kedua pihak tetap cukup besar dan Arsenal terus memantau situasi dengan cermat. Selama proses negosiasi, Real Madrid secara bertahap memperbaiki proposal mereka.
Sebelumnya, Vinicius memperoleh sekitar €18 juta per musim berdasarkan kontraknya saat itu. Klub pertama kali menaikkan tawarannya menjadi €20 juta, sebelum menaikkannya lagi menjadi €22 juta per tahun dalam perpanjangan kontrak yang diusulkan hingga tahun 2031. Bonus berbasis kinerja yang dikaitkan dengan prestasi seperti memenangkan Liga Champions, LaLiga, atau Ballon d'Or dapat meningkatkan paket gaji menjadi sekitar €24 juta per tahun.
Namun, para pejabat klub telah memperjelas bahwa mereka tidak akan melampaui angka-angka tersebut. Sementara itu, Vinicius Junior dilaporkan meminta gaji sekitar €30 juta per musim, sebuah permintaan yang telah ditolak oleh Real Madrid.
Salah satu prioritas klub adalah mempertahankan struktur gaji yang telah mereka tetapkan. Real Madrid tidak berniat menawarkan kontrak kepada Vinicius yang setara atau melebihi penghasilan Mbappe, yang sudah tinggi karena bonus penandatanganan yang diterimanya setelah datang sebagai pemain bebas transfer.
Dengan demikian, pemain internasional Brasil itu akan tetap berada di bawah penyerang Prancis dalam struktur gaji klub jika ia memperbarui kontraknya. Prinsip itu tetap tidak berubah selama negosiasi.
Negosiasi kontrak bukan hanya tentang keuangan. Laporan tersebut menunjukkan bahwa Vinicius merasa frustrasi dengan beberapa aspek pengalamannya di sepak bola Spanyol, termasuk kritik dari sebagian media dan perlakuan tidak ramah dari beberapa pendukung.
Dia juga masih merasa sangat prihatin terhadap pelecehan rasis yang dihadapinya selama berada di Spanyol, sebuah masalah yang berdampak signifikan padanya secara pribadi. Meskipun kekhawatiran tersebut tidak menentukan hasil negosiasi secara langsung, namun kekhawatiran tersebut merupakan bagian dari konteks yang lebih luas seputar salah satu saga kontrak terbesar di musim panas ini.
Terlepas dari kebuntuan saat ini, baik Real Madrid maupun Vinicius masih memiliki waktu untuk mencapai kesepakatan. Klub tetap berkomitmen untuk memperpanjang kontrak pemain Brasil itu, tetapi hanya dalam kerangka keuangan yang telah ditetapkan.
Sementara itu, Vinicius Junior harus memutuskan apakah akan menerima persyaratan tersebut atau terus menjajaki alternatif lain yang tersedia baginya, dengan Arsenal tetap menjadi tujuan potensial yang paling erat dikaitkan dengannya.
Artikel Tag: Real Madrid, Kylian Mbappe, Vinicius Junior