PSIM Jogja Berambisi Bangkit, Bidik Kemenangan Atas PSBS Biak
PSIM Jogja optimistis bidik kemenangan atas PSBS Biak/foto dok ILeague
Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel memastikan perubahan jadwal pertandingan menjadi lebih cepat tidak mengganggu persiapan tim.
"Itu tidak begitu penting karena (bermain lebih cepat) satu hari di antara pertandingan-pertandingan ini tidak relevan. Tidak ada pengaruhnya sama sekali," ujar Van Gastel seperti dikutip dari laman resmi klub.
Pelatih asal Belanda itu mengakui kegagalan timnya meraih kemenangan dalam dua laga terakhir, masing-masing kontra Persija Jakarta dan Persijap Jepara jadi catatan negatif. Ia menilai dua laga tersebut sebagai penampilan terburuk tim sejauh ini karena kebobolan lewat bola mati.
"Kami tidak memenangkan dua pertandingan terakhir itu jelas. Pertandingan terakhir adalah salah satu dari pertandingan terburuk yang kami mainkan sejauh ini," ungkapnya.
Kendati demikian, juru taktik berusia 53 tahun itu tetap mengapresiasi kerja keras pemain yang membawa tim promosi ini bersaing di papan atas Super League musim 2025/2026.
"Kami harus bangga bahwa kami untuk saat ini berada di urutan kelima di klasemen. Jadi kami harus rendah hati dan mempertahankan apa yang kami lakukan," kata Van Gastel.
Menghadapi PSBS Biak, Van Gastel mengingatkan para pemain PSIM Jogja untuk tidak meremehkan lawan meski saat ini berada di papan bawah. Ia menilai tim tamu memiliki kualitas fisik mumpuni dan potensi kejutan yang patut diwaspadai.
Kehadiran pelatih anyar di kubu lawan menjadi sorotan utama staf pelatih PSIM Jogja.
"Saya pikir mereka secara fisik sangat kuat. Mereka punya pelatih baru sekarang. Jadi, ada energi baru," jelasnya.
Artikel Tag: Super League, PSBS Biak