Perbarui Kontrak di Juventus, Luciano Spalletti Bicara soal Masa Kecilnya
Pelatih Juventus Luciano Spalletti (Image: Juventus)
Berita Liga Italia: Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, berbicara soal masa kecilnya di Tuscan, seiring dengan perpanjangan kontrak bersama Si Nyonya Tua hingga musim panas 2028.
I Bianconeri mempersiapkan diri untuk pertandingan berikutnya di Serie A dengan menghadapi Atalanta di New Balance Arena, Bergamo pada Minggu (12/4) dini hari WIB.
Juventus perlu mempertahankan tren positif usai kemenangan 2-0 atas Genoa pada awal pekan ini dengan meraih kemenangan atas La Dea demi menjaga peluang lolos ke Liga Champions pada musim depan.
Pada saat ini, tim asuhan Luciano Spalletti masih ada di peringkat kelima meskipun menang atas Genoa, dengan masih tertinggal satu poin di belakang Como yang berada di empat besar klasemen sementara Serie A.
Sebelum duel melawan Atalanta, Juve resmi mengumumkan perpanjangan kontrak untuk Spalletti yang bakal terikat hingga musim panas 2028.
Sang juru taktik kelahiran asal Tuscan berbicara tentang masa kecilnya di Certaldo dalam wawancara setelah perpanjangan kontrak.
"Saya beruntung hidup dalam keluarga yang luar biasa, bersama orang tua dan saudara laki-laki saya," kata Spalletti tentang masa kecilnya dan Certaldo, seperti dilansir dari Ilbianconero..
"Mereka memberi saya kesempatan untuk tumbuh dan mempelajari hal-hal baru. Saudara laki-laki saya selalu mengajak saya, selalu mengajari saya apa yang saya butuhkan untuk berkembang di kemudian hari: kesulitan yang akan saya hadapi saat tumbuh dewasa, di tempat kerja, dalam hidup. Ini membuka dunia yang sangat menguntungkan bagi saya.
"Mereka memanggil saya 'Morino' karena saya memiliki kulit yang sangat gelap, dan saya mempertahankannya sampai saya menjadi 'Lucio'.
"Saya sangat menyayangi ayah dan saudara laki-laki saya. Ketika saya pulang, saya biasanya harus melewati pertanian saya, dan ketika saya pergi, saya masih bisa mencium aroma yang sama seperti ketika ayah saya pulang dengan pakaian olahraganya yang basah oleh keringat.
"Certaldo? Ketika saya kembali ke pedesaan, saya melihat suara musim, tetapi saya tidak mendengarnya. Saya mendengar suara hewan-hewan saya, keindahan alam. Kita bisa memiliki sebidang tanah, tetapi bukan keindahan yang ada di atasnya."
Artikel Tag: Juventus, Luciano Spalletti