Pengacara Ungkap Rodrigo Mora Menderita di Tengah Kebuntuan Transfer
Rodrigo Mora
Berita Liga Italia: Pengacara Rodrigo Mora mengungkap sang pemain merasa sedih dan menderita akibat FC Porto belum memberikan lampu hijau transfernya ke AS Roma.
Negosiasi antara AS Roma dan FC Porto sempat tampak menemui titik terang Selasa malam lalu, lewat skema pinjaman senilai 7-10 juta euro dengan opsi beli tambahan 40-43 juta euro di akhir musim.
Namun opsi tersebut baru akan menjadi kewajiban jika syarat tertentu terpenuhi, dan di titik inilah negosiasi benar-benar terhenti, karena kedua klub memiliki pandangan mendasar berbeda soal syarat pemicu klausul tersebut.
Porto menginginkan syarat yang praktis pasti tercapai, yakni lolos kompetisi Eropa, sementara Roma lebih memilih mengaitkannya dengan lolos Liga Champions atau bahkan gelar Scudetto.
Pembicaraan telah benar-benar buntu selama beberapa hari, dan tidak ada pihak yang tampak bersedia mengalah. Pengacara Mora, Luis Miguel Henrique, berbicara kepada CMTV di Portugal terkait situasi transfer kliennya yang masih gantung.
"Rodrigo bukan bagian dari rencana Farioli, dan ini menjadi masalah, apalagi untuk pemain berusia 18-19 tahun yang masih berkembang. Sepak bola bukan sekadar profesi baginya, tapi juga hidup dan kebahagiaannya.” ujar Henrique.
“Rodrigo yang saya lihat sedih dan menderita. Dia ingin berjuang untuk mendapatkan tempatnya, tapi dia juga ingin bermain. Dia sudah menyadari bahwa dirinya menjadi pilihan ketiga bagi Farioli."
Sebelumnya sempat muncul laporan Galatasaray kembali masuk perburuan Rodrigo Mora, namun pemain remaja tersebut tampaknya tetap menaruh hatinya pada Roma di tengah kebuntuan negosiasi ini.
Artikel Tag: AS Roma, Porto, Rodrigo Mora