☰
Kanal
✕

Pemain Tottenham Minta Maaf Usai Raih Medali Emas Asian Games

Penulis: Vina Enza
06 Okt 2026, 06:42 WIB

Yang Min-hyeok

Berita Liga Inggris: Yang Min-hyeok dan rekan-rekannya di timnas Korea Selatan berhasil meraih medali emas di Asian Games akhir pekan lalu dan mendapatkan hadiah diberikan pengecualian wajib militer. Tapi ternyata winger Tottenham tersebut harus meminta maaf atas perayaan yang dilakukannya.

Winger Tottenham, Yang Min-hyeok dipaksa untuk meminta maaf setelah merayakan keberhasilannya karena terbebas dari wajib militer setelah kemenangan Korea Selatan di Asian Games akhir pekan ini. Mereka meraih medali emas keempat beruntun pada Sabtu lalu setelah mengalahkan tuan rumah Jepang dengan skor 1-0 melalui gol tunggal kemenangan Eom Jisung yang menerima assist Yang.

Pria yang sehat secara fisik di Korea Selatan wajib menjalani wajib militer selama 18 hingga 21 bulan sebelum menginjak usia 28 tahun. Namun, pemerintah memberikan pengecualian bagi peraih medali emas Asian Games dan semua peraih medali Olimpiade. Sebagai gantinya, mereka harus menyelesaikan pelatihan dasar selama beberapa minggu dan menjalani sejumlah jam kerja sosial.

Mantan penyerang Spurs, Son Heung-min, mendapatkan pengecualian setelah membawa Korea Selatan meraih emas Asian Games pada tahun 2018; sementara itu, Yang, yang saat ini bermain sebagai pemain pinjaman di klub Belgia, Westerlo tampaknya mengisyaratkan bahwa "imbalan sesungguhnya" dari memenangkan medali emas adalah pengecualian wajib militer.

Usai kemenangan Korea Selatan atas Jepang, Yang dilaporkan mengatakan seperti dikutip oleh The Korea Times bahwa motivasi utama baginya dan rekan-rekan setimnya adalah untuk menghindari wajib militer.

"Kami mendapatkan imbalan, dan imbalan itu adalah pengecualian wajib militer, jadi rasanya kami bermain dengan memikirkan hal itu. Sejujurnya, entah itu trofi atau medali, hal itu tidaklah penting," ujar Yang.

Komentar winger Spurs tersebut yang disepakati oleh kapten Lee Gi-hyuk dan defender Park Seung-soo mendatangkan kritikan , dan pemain 20 tahun tersebut meminta maaf melalui media sosialnya dengan pernyataan panjang. Lee dan Park juga melakukan hal yang sama.

"Halo, saya Yang Min-hyeok. Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya karena telah menimbulkan kekecewaan dan ketidaknyamanan bagi banyak orang akibat pernyataan saya terkait Asian Games," tulis Yang. "Berpartisipasi dalam Asian Games sebagai wakil Korea Selatan memiliki makna yang sangat besar bagi saya, dan sebagai seorang atlet, tentu saja saya mengerahkan seluruh kemampuan demi meraih gelar juara dan medali emas.

"Namun, saya gagal menyampaikan dengan tepat bahwa pembebasan wajib militer hanyalah salah satu dari beberapa faktor pendorong—di samping keinginan untuk meraih prestasi gemilang—yang memotivasi saya. Terlepas dari niat awal saya, jelas merupakan kesalahan saya jika kata-kata tersebut menimbulkan ketidaknyamanan dan memberi kesan seolah-olah saya meremehkan makna medali emas sebagai atlet tim nasional.

"Saya menyadari bahwa medali emas bukanlah sesuatu yang bisa didapat dengan mudah atau pasti; itu adalah pencapaian yang terwujud berkat kerja keras dan dukungan banyak pihak. Selain itu, saya sama sekali tidak berniat meremehkan atau menganggap enteng perjuangan mereka yang sedang menjalani wajib militer maupun mereka yang akan menjalaninya di masa mendatang.

"Saya memohon maaf dengan tulus kepada siapa pun yang merasa terluka atau kecewa akibat pernyataan saya yang kurang bijaksana. Ke depannya, saya akan berusaha memperbaiki diri, tidak hanya melalui kata-kata, tetapi juga dengan menunjukkan sikap yang lebih baik dan rasa tanggung jawab yang lebih besar saat bertanding. Sekali lagi, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya."

Artikel Tag: Tottenham, Yang Min-Hyeok

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru