☰
Kanal
✕

Pelatih Bangladesh Sebut Timnas Indonesia Justru Berada di Bawah Tekanan

Penulis: Abdi Ardiansyah
01 Okt 2026, 19:57 WIB

Pelatih Bangladesh, Thomas Dooley sebut Timnas Indonesia berada di bawah tekanan.

Berita Timnas - Timnas Indonesia membutuhkan kemenangan dengan selisih gol besar saat menghadapi Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Menurut Pelatih Bangladesh, Thomas Dooley, situasi tersebut justru membuat skuad Garuda berada di bawah tekanan besar dan akan menguntungkan bagi Bangladesh.

Timnas Indonesia akan menghadapi Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026). Pertandingan ini menjadi penentu peluang skuad Garuda untuk melangkah ke final FIFA ASEAN Cup 2026.

Indonesia saat ini mengoleksi empat poin, sama seperti Malaysia. Namun, Malaysia memiliki keunggulan selisih gol sehingga Timnas Indonesia membutuhkan kemenangan dengan margin besar sembari berharap hasil laga Malaysia kontra Singapura sesuai kebutuhan.

Situasi tersebut membuat Thomas Dooley melihat tekanan besar berada di pihak Timnas Indonesia. Apalagi, laga berlangsung di hadapan puluhan ribu suporter Merah Putih.

"Tentu saja. Maksud saya, kami punya tim yang kuat dan sekarang mereka bermain di hadapan mungkin 70 ribu penonton. Mereka harus mencetak gol," kata Thomas Dooley.

"Saya tidak tahu, mungkin empat, lima, enam, atau tujuh gol. Saya tidak tahu," ujarnya.

Dooley juga menyinggung hasil imbang 0-0 yang diraih Indonesia saat menghadapi Malaysia. Menurutnya, situasi tersebut membuat tuntutan untuk mencetak gol semakin besar pada pertandingan terakhir.

"Atau mungkin seharusnya mereka mencetak gol terakhir dan memenangkan pertandingan melawan Malaysia. Tapi, begitulah sepak bola. Itulah mengapa kita mencintai permainan ini," tutur Dooley.

Di sisi lain, Bangladesh tetap bertekad memberikan perlawanan. Dooley meminta anak asuhnya menunjukkan semangat seperti ketika menghadapi Malaysia.

"Kami berusaha melakukan yang terbaik. Kami berusaha bermain seperti saat melawan Malaysia. Kami berusaha berjuang karena kami mewakili negara kami," katanya.

Dooley juga menjadikan FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai proses pembelajaran bagi Bangladesh. Ia berharap para pemain mampu memperbaiki kesalahan dan berkembang dari pengalaman yang didapat.

"Ini adalah turnamen yang bagus bagi kami untuk belajar. Kami perlu mendapatkan sesuatu dari turnamen ini," ujar Dooley.

"Para pemain perlu belajar dari kesalahan yang kami buat dan memperbaikinya di kesempatan berikutnya. Itulah proses perkembangan. Hal itu tidak terjadi dalam semalam," pungkasnya.

Artikel Tag: Timnas Indonesia, Bangladesh, FIFA ASEAN Cup

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru