Kanal

Patrice Evra Kenang Insiden Panas dengan Petugas Lapangan Chelsea

Penulis: Fery Andriyansyah
17 Feb 2026, 19:00 WIB

Mantan bek Manchester United, Patrice Evra. (Foto: Mark Sutton - Formula 1/Formula 1 via Getty Images)

Berita Liga Inggris: Patrice Evra mengenang insiden panasnya dengan seorang groundsman Chelsea usai laga panas di Stamford Bridge pada 2008. Mantan bek kiri Manchester United itu mengakui dirinya “beruntung” dalam kejadian yang sempat menjadi sorotan.

Insiden tersebut terjadi setelah Chelsea mengalahkan Manchester United 2-1 di Premier League. Para pemain cadangan United, termasuk Patrice Evra, sedang melakukan pendinginan di tepi lapangan ketika ketegangan muncul dengan petugas lapangan tuan rumah yang menggunakan area yang sama.

“Saya rasa saya beruntung,” kata Evra kepada The Telegraph. “Saya melihat fotonya. Dia benar-benar seperti monster.”

Evra bahkan mendapat peringatan dari rekan-rekannya di timnas Prancis beberapa minggu kemudian. “Saat saya bersama timnas Prancis beberapa minggu setelah itu, Nicolas Anelka dan Florent Malouda berkata kepada saya, ‘Patrice, kami melihat pria itu setiap hari. Dia besar sekali. Kamu yakin dengan tindakanmu itu?’”

Evra menjawab tanpa ragu. “Saya bilang saya tidak yakin, saya langsung saja menghampirinya.” Ia juga mengingat komentar jenaka dari Paul Scholes setelah kejadian itu. “Scholesy berkata setelahnya, ‘Setiap kali saya pergi ke pub, saya akan mengajakmu.’”

Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) bahkan sempat meminta rekaman CCTV dari keributan tersebut. Meski begitu, musim itu tetap berakhir manis bagi Manchester United. Evra juga menceritakan tekanan besar dari manajernya saat itu, Sir Alex Ferguson, menjelang semifinal Liga Champions melawan Barcelona.

“Ferguson, di depan semua orang, memulai rapat dengan berkata: ‘Hari ini pertandingan penting dan jika kita kalah itu karena Patrice.’” ujar Evra, mengaku sempat terkejut. “Kami saling berpandangan dan saya berpikir, ‘Ini tekanan besar.’”

Ferguson bahkan secara spesifik menyebut nama Lionel Messi. “Patrice, saya tidak peduli Messi adalah pemain terbaik dunia atau apa pun. Jika kita kalah—jika kita tidak bisa menghentikan Messi—saya akan menyalahkanmu.”

Pada akhirnya, Manchester United berhasil menjuarai Premier League dan Liga Champions musim 2007-08. Evra pun tak memiliki penyesalan atas musim gemilang tersebut. Namun soal keributan dengan groundsman yang ia sebut “monster” itu? Evra mengakui situasinya bisa saja berakhir sangat berbeda.

Artikel Tag: Manchester United, Chelsea, Patrice Evra

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru