Pasca Kepergian Daniel Levy, Vinai Venkatesham Ambil Alih Tottenham?
Daniel Levy and Vinai Venkatesham via gettyimages
Keputusan ini menimbulkan harapan sekaligus pertanyaan besar mengenai arah klub di era pasca Daniel Levy.
Vinai Venkatesham bukanlah nama asing di dunia sepak bola Inggris. Selama 14 tahun mengabdi di Arsenal, ia meninggalkan warisan penting. Ia berperan dalam penunjukan Mikel Arteta sebagai manajer, mendorong perkembangan tim wanita The Gunners, dan memimpin klub melewati masa sulit pandemi Covid-19. Ketiga pencapaian tersebut menegaskan kemampuannya dalam mengelola klub besar dengan tantangan yang kompleks.
Keahlian Venkatesham dalam negosiasi transfer dan kontrak akan sangat menentukan masa depannya di Spurs. Di Arsenal, ia kerap terlibat dalam persetujuan kesepakatan transfer pemain, termasuk tawaran ke klub penjual dan penyusunan kontrak. Rekam jejak ini diharapkan mampu membantu Tottenham menjaga daya saing di level domestik maupun internasional.
Secara finansial, Spurs adalah salah satu klub besar Eropa dengan valuasi mencapai Rp50,16 triliun (US$3,3 miliar), menurut Forbes. Di bawah kepemimpinan Levy, infrastruktur klub berkembang pesat, termasuk stadion dan pusat latihan kelas dunia. Dengan fondasi ini, Venkatesham mendapat peluang besar untuk mengembangkan Tottenham ke level berikutnya.
Selain itu, pengalamannya di Arsenal menunjukkan kemampuannya meningkatkan pendapatan komersial secara signifikan, dari Rp6,63 triliun (340 juta poundsterling) menjadi Rp11,99 triliun (615 juta poundsterling) dalam empat tahun kepemimpinannya. Tantangan kini ada di tangannya: membawa Spurs meraih stabilitas finansial sekaligus kesuksesan olahraga yang selama ini dirindukan para pendukung Lilywhites.
Artikel Tag: Daniel Levy, Tottenham, Vinai Venkatesham