Kanal

Oliver Glasner Waspadai Fisik dan Bola Mati Leeds United

Penulis: Fery Andriyansyah
15 Mar 2026, 15:00 WIB

Oliver Glasner soroti kekuatan Leeds jelang duel Premier League. (Foto: Gareth Fuller/PA Images via Getty Images)

Berita Liga Inggris: Oliver Glasner mengaku masih mengingat kekalahan telak Crystal Palace dari Leeds United pada pertemuan pertama musim ini. Manajer Palace itu kini menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi kekuatan fisik serta ancaman bola mati Leeds jelang duel di Selhurst Park pada Ahad (15/3/2026) malam WIB.

Pada pertemuan sebelumnya di Elland Road pada Desember lalu, Crystal Palace harus menelan kekalahan 4-1. Dalam pertandingan tersebut Leeds United memanfaatkan situasi bola mati dengan sangat efektif, termasuk melalui kemampuan Anton Stach dalam mengeksekusi tendangan bebas.

Oliver Glasner mengakui kekuatan fisik Leeds United menjadi faktor utama yang membuat timnya kesulitan saat itu. “Ini akan menjadi pertandingan yang sangat fisik seperti di Elland Road,” ujar Glasner.

Ia menjelaskan timnya kesulitan menghadapi kekuatan fisik Leeds, terutama dalam situasi bola mati. “Saya ingat saya sangat kesal karena kami kebobolan empat gol dari situasi bola mati, dua dari lemparan ke dalam, dan kami tidak bisa bersaing secara fisik dalam pertandingan itu,” kata Glasner.

Pelatih asal Austria itu menegaskan bahwa ia harus memilih pemain yang tepat agar mampu menghadapi permainan fisik Leeds. “Karena itu penting untuk memilih pemain yang bisa menghadapi kekuatan fisik mereka,” tambahnya.

Leeds memang dikenal sebagai salah satu tim dengan intensitas fisik tertinggi di Premier League musim ini. Tim asuhan Daniel Farke kerap mencatat jarak lari lebih jauh dibandingkan banyak lawan mereka. Rekrutmen pemain pada musim panas 2025 juga memperkuat aspek tersebut.

Leeds mendatangkan sejumlah pemain yang memiliki postur tinggi dan kemampuan fisik kuat, terutama dalam duel udara dan pergerakan tanpa bola. Bek tengah Jaka Bijol menjadi salah satu contoh ancaman Leeds dalam situasi bola mati. Tingginya postur tubuhnya membuat ia sering menjadi target utama dalam skema serangan dari bola mati.

Selain Bijol, Leeds juga memiliki pemain lain yang kuat dalam duel udara seperti Joe Rodon dan Pascal Struijk. Keduanya sering menjadi pemain pertama yang menyambut bola dalam situasi set-piece. Di lini depan, Dominic Calvert-Lewin juga dikenal sebagai penyerang yang sangat kuat dalam duel udara.

Sementara itu Anton Stach menjadi ancaman melalui kualitas tendangan bebas dan sepak pojoknya. Gelandang berpostur 193 cm tersebut menjadi salah satu eksekutor utama bola mati Leeds United musim ini.

Oliver Glasner mengakui timnya harus siap menghadapi tekanan tersebut, terlebih Leeds memiliki waktu persiapan yang lebih panjang sebelum pertandingan. “Leeds sangat kuat dalam situasi bola mati,” ujar Glasner.

Ia juga menyoroti kemampuan Stach yang telah mencetak beberapa gol langsung dari tendangan bebas musim ini, termasuk saat menghadapi Crystal Palace. “Anton Stach telah mencetak tiga atau empat gol dari tendangan bebas langsung, termasuk saat melawan kami,” jelasnya.

Glasner menambahkan jadwal padat Crystal Palace menjadi tantangan tambahan bagi timnya. Palace baru saja memainkan pertandingan Conference League melawan AEK Larnaca sebelum bersiap menghadapi Leeds. “Leeds memiliki waktu untuk berlatih sepanjang minggu dan bisa beristirahat, sementara kami kembali menghadapi jadwal padat,” kata Glasner.

Meski demikian, ia menegaskan Crystal Palace tidak akan melakukan perubahan besar dalam pendekatan permainan mereka. Tim pelatih Palace tetap akan menganalisis permainan Leeds United melalui video, tetapi struktur permainan utama tim akan tetap dipertahankan.

“Para analis sudah menyiapkan semuanya. Setelah latihan kami akan menonton bagaimana mereka bermain dan pola permainan mereka,” ujar Glasner.

Ia menegaskan timnya hanya akan melakukan beberapa penyesuaian kecil tanpa mengubah filosofi permainan yang sudah berjalan. “Kami tidak akan mengubah semuanya karena tidak punya banyak waktu untuk berlatih. Kami akan tetap bermain dengan cara kami dan hanya melakukan penyesuaian yang diperlukan,” tutup Glasner.

Artikel Tag: Crystal Palace, Premier League, Leeds United, Oliver Glasner

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru