Napoli Terpuruk, Italiano Geram Usai Kekalahan dari Bologna
Napoli Terpuruk, Italiano Geram Usai Kekalahan dari Bologna - sumber: (footballitalia)
Berita Liga Italia: Kekalahan Mengejutkan Bologna dari Verona Membuat Italiano Pusing
BOLOGNA – Vincenzo Italiano, pelatih kepala Bologna, harus menelan pil pahit setelah timnya secara mengejutkan kalah di kandang sendiri dari Hellas Verona, tim yang berada di dasar klasemen. Italiano tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya setelah pertandingan yang digelar di Stadion Renato Dall’Ara itu. “Olahraga ini benar-benar membuat saya gila, kami mencatatkan 19 tembakan ke gawang hari ini,” ungkap Italiano dengan rasa frustrasi.
Tampaknya Bologna telah keluar dari periode krisis mereka dengan serangkaian hasil positif, namun kali ini harus menerima kenyataan pahit. Jonathan Rowe sempat membawa Bologna unggul dengan gol perdananya di Serie A. Namun, Verona dengan cepat membalikkan keadaan menjadi 2-1 melalui serangan balik yang dilakukan oleh Martin Frese dan Kieron Bowie dalam rentang waktu hanya sembilan menit. Verona bahkan sempat mencetak gol ketiga lewat Amin Sarr, tetapi dianulir VAR karena dorongan Roberto Gagliardini terhadap Benjamin Dominguez.
Pelatih Bologna, Italiano, menyoroti kegagalan timnya dalam memanfaatkan peluang dan kelengahan di lini pertahanan. “Masalah utamanya adalah ketika Anda tidak bisa menyelesaikan peluang yang tercipta, lalu setiap kesalahan harus segera diatasi,” jelasnya dalam konferensi pers. Ia juga menambahkan bahwa saat gol kedua terjadi, seharusnya timnya mengambil kartu kuning untuk menghentikan serangan balik sejak awal. “Ini sangat disayangkan, kami ingin menambah tiga poin lagi hari ini,” tambahnya.
Santiago Castro menjadi sorotan karena gagal menyarangkan empat peluang yang dimilikinya. Italiano pun menyadari bahwa lini pertahanan timnya memberikan terlalu banyak ruang. “Beginilah caranya Anda kalah di Serie A,” kata Italiano tegas.
Satu hal yang paling mencolok dari perjalanan Bologna musim ini adalah catatan buruk mereka di Stadio Dall’Ara, di mana mereka kalah dalam tujuh dari sembilan laga kandang terakhir di Serie A. Jumlah kekalahan tersebut sama banyaknya dengan 62 pertandingan sebelumnya di depan para pendukung mereka.
Italiano menanggapi ekspektasi tinggi kepada Bologna dengan mengatakan, “Anda seolah-olah percaya Bologna harus mengalahkan semua lawan dengan mudah, tetapi kenyataannya, Napoli saja butuh gol di waktu tambahan untuk mengalahkan Verona terakhir kali.” Dia mengakui bahwa meski banyak yang meramalkan enam poin mudah melawan Pisa dan Verona, Italiano sudah memperingatkan bahwa hal itu tidak akan terjadi.
Kini, Bologna harus segera bangkit dan bersiap menghadapi laga krusial di babak 16 besar Liga Europa melawan Roma pada hari Kamis. “Setiap pertandingan harus dilupakan dan kami harus memulai dari awal, baik setelah kemenangan maupun kekalahan. Kami akan menyesuaikan beberapa hal dan harus berkonsentrasi penuh melawan lawan yang berkualitas,” pungkas Italiano, penuh harap.
Artikel Tag: Bologna, Vincenzo Italiano