Kanal

Mundur Jadi Pelatih, Bojan Ditegaskan Tetap Terikat Kontrak

Penulis: M. Aldi
05 Jun 2026, 09:20 WIB

Mantan pelatih Persib, Bojan Hodak

Berita Super League Indonesia: Tugas pelatih kepala Persib sudah tidak ditempati Bojan Hodak. Namun dia masih terikat hingga membuatnya tidak bisa seenaknya pergi dan mengambil pekerjaan melatih klub lain.

Pria asal Kroasia ini berhasil menunjukkan tajinya sebagai pelatih top. Tiga musim menahkodai Persib, tiga musim itu pula kompetisi ditutup dengan gelar juara dan trofi selalu datang ke Bandung.

Namun sang pelatih memilih untuk mundur dari kursi panas usai kontraknya habis akhir musim 2025/2026. Kini jabatannya ditempati Igor Tolic yang dalam dua musim terakhir mengisi posisi asisten pelatih.

Salah satu alasan pria 55 tahun itu mundur adalah fokus pada pemulihan kesehatannya. Dia juga ingin lebih memiliki waktu bersama anak dan mendampingi putranya yang akan masuk ke tingkat universitas.

Jabatan baru pun diberikan pada Bojan Hodak sebagai Shareholder Group Technical Advisor. Tugas dia bagi Maung Bandung salah satunya adalah pemberi masukan strategis terkait sepakbola di dalam klub.

Lalu muncul kekhawatiran bahwa ke depannya, Bojan Hodak bisa pergi ketika kesehatannya membaik serta menerima tawaran menarik dari klub lain. Kecemasan itu pun coba dinetralkan oleh Adhita Putra Herawan.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat ini tegas menyebut bahwa Bojan terikat di klub. Karena dalam peran barunya, dia juga terikat kontrak dan tidak fleksibel bisa pergi kapanpun. "Jelas, dia terikat kontrak," ujar Adhitia Putra Herawan saat ditemui, Kamis (4/6) di Bandung. ​

Dengan adanya kontrak tersebut, ada pagar pembatas bagi pria berkepala plontos tersebut bebas hijrah. "Engga bisa (pergi seenaknya). Engga bisa ya, pasti terikat kontrak lah," lanjut Adhitia Putra Herawan.

Bojan Hodak didatangkan Maung Bandung di pekan ke-6 Liga 1 2023/2024. Tidak butuh waktu lama dia membawa tim ke podium juara dan melanjutkan itu dalam tiga musim beruntun. Tinta emas dalam buku sejarah lalu dituliskannya sebagai pelatih pertama yang sanggup mengantarkan tim three-peat di Liga Indonesia sejak 1994/1995.

Artikel Tag: Persib, bojan hodak, Adhitia Putra Herawan

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru