Menang vs Chelsea, De Zerbi Sebut Tottenham Sudah Cukup Menderita
Tottenham sukses meraih kemenangan 2-0 atas Chelsea di Stamford Bridge
Berita Liga Inggris: Tottenham baru meraih kemenangan kedua di Premier League di Stamford Bridge dalam 36 tahun terakhir pada Sabtu (24/10) malam waktu setempat. Roberto De Zerbi mengatakan bahwa timnya sudah cukup menderita setelah mereka mengalahkan 10 pemain Chelsea 2-0 untuk meneruskan kebangkitan mereka.
Tottenham telah memberikan penampilan paling lengkap musim ini dan layak tampil sebagai pemenang melawan Chelsea yang tidak dalam performa terbaiknya dan tidak mampu menyeimbangi lini tengah tim tamu.
Penjaga gawang Mike Penders, yang untuk pertama kalinya tampil sebagai starter di liga, justru meninju bola masuk ke gawangnya sendiri. Hal ini membuat tim asuhan De Zerbi unggul saat pertandingan menyisakan 13 menit. Tak lama berselang, Cole Palmer melakukan pelanggaran dengan menginjakkan pul sepatunya ke tubuh Conor Gallagher, yang berujung pada kartu kuning kedua baginya dalam laga tersebut.
Kartu kuning pertama Palmer didapat setelah ia menjatuhkan Mateus Fernandes saat bola sudah tidak dalam permainan. Momen krusial ini memicu ketegangan, baik di lapangan maupun di bangku cadangan, mengubah jalannya pertandingan yang semula alot menjadi jauh lebih sengit situasi yang pada akhirnya justru menguntungkan Tottenham.
Mathys Tel kemudian mencetak gol lewat aksi individu yang brilian saat melawan 10 pemain lawan, sekaligus menyempurnakan penampilan impresifnya di London barat.
“Saya suka melihat para pemain saya berjuang di lapangan,”ujar De Zerbi seperti dikutip The Independent terkait keributan yang dipicu Palmer dan Fernandes di menit ke-69.
“Fernandes bermain selama 90 menit dengan kualitas bagus.
“Saya ingin melihatnya dengan kepribadian, menikmati bola, kami bisa melakukan kesalahan, tidak masalah. Saya ingin melihat kepribadian ini dari tim saya.
“Kami adalah klub besar, di periode terakhir hasilnya tidak bagus, namun kami adalah klub papan atas, kami harus menunjukkan kepribadian, kami harus menunjukkan mentalitas.”
Spurs membutuhkan tujuh kali percobaan untuk meraih kemenangan liga pertama mereka musim ini saat melawan Coventry pada hari Senin, dan dalam pertandingan ini, mereka tampak seperti tim yang benar-benar berbeda dibandingkan saat mereka belum mampu mencetak satu gol pun hingga 19 September.
Gol pertama tercipta karena keberuntungan; bola terlepas dari kepalan tangan Penders menyusul sebuah sepak pojok, di tengah kondisi lapangan yang sulit akibat hujan deras. Namun, gol yang mengunci kemenangan dari Tel sungguh luar biasa ia melakukan tusukan dari sisi kiri sebelum melepaskan tembakan yang melesat melewati kiper Chelsea yang berusia 21 tahun, yang saat itu berada dalam posisi sulit.
“Mengubah semangat tim, mengubah performa para pemain terutama mereka yang lebih rentan, mungkin para pemain yang lebih muda,” ujar De Zerbi.
“Mateus Fernandes mungkin adalah salah satu pemain terbaik di lapangan, begitu pula Mathys Tel. Archie Gray memang lebih muda, tetapi secara mentalitas, ia jauh lebih dewasa. Saya sangat, sangat senang.
“Kami ingin terus berkembang, terus memperbaiki diri, agar menjadi lebih baik dari pertandingan ke pertandingan, dari minggu ke minggu. Kami sudah cukup menderita.”