Menang Susah Payah Atas Dynamo Kiev, Gerard Pique Kritisi Barcelona
Gerard Pique akui Barcelona kehilangan kendali karena gugup (Image: Getty)
Berita Liga Champions: Gerard Pique mengklaim bahwa Barcelona terlalu gugup hingga kehilangan kendali, setelah menang susah payah dengan skor 2-1 atas Dynamo Kiev di Liga Champions, Kamis (5/11) dini hari WIB.
La Blaugrana berhasil meraih tiga poin penuh untuk ketiga kalinya di pentas Eropa musim ini, yang membuat mereka memuncaki klasemen sementara Grup G dengan torehan sembilan poin, berkat gol-gol dari Lionel Messi dan Gerard Pique.
Namun demikian, Dynamo Kiev terbukti tidak mudah untuk menyerah, dan sempat merepotkan Marc-Andre ter Stegen yang dipaksa melakukan enam kali penyelamatan selama 90 menit di Camp Nou.
Jauh lebih impresif lagi, kiper Dynamo berusia 18 tahun, Ruslan Neshcheret, yang mendapatkan kesempatan langka untuk tampil akibat kasus COVID-19 yang merebak di skuat, berhasil melakukan 12 kali penyelamatan, termasuk menggagalkan tendangan bebas yang dieksekusi dengan sangat baik oleh Messi.
Setelah mencetak gol pada menit ke-75 melalui Viktor Tsygankov, Dynamo sempat beberapa kali hampir menyamakan kedudukan, dan Pique mengakui bahwa Barcelona bermain dengan terlalu gugup hingga kehilangan kendali.
"Itu berjalan dengan baik pada babak pertama, kemudian pertandingan direnggut dari kami. Kami kehilangan kendali. Mereka membuat segalanya menjadi sulit untuk kami. Hal terbaik dari laga ini adalah ketiga poinnya," kata Pique kepada Movistar setelah pertandingan.
Sang defender veteran juga menyadari bahwa La Blaugrana bukan lagi unggulan di Liga Champions, sedari beberapa tahun sebelumnya, namun menjanjikan usaha keras untuk meraih yang terbaik.
"Klub ini sedang berada dalam proses dari banyak perubahan. Saya pikir itu adalah hal yang perlu karena kami sedang dalam performa yang buruk. Setiap tahun, kami menjadi semakin buruk. Kami tahu bahwa tahun ini tidak akan mudah, namun kami akan mencoba untuk bersaing pada setiap laga," lanjutnya.
"Itu bukanlah hal yang aneh jika kami tidak lagi difavoritkan di Liga Champions, setelah apa yang terjadi selama beberapa tahun terakhir. Yang bisa kami lakukan adalah berupaya. Kami memiliki banyak pemain muda. Hasilnya akan datang nanti."
Artikel Tag: liga champions, Barcelona, Dynamo Kiev, Gerard Pique