Mbappe Dikartu Merah, Tuchel Berikan Pembelaan
Kylian Mbappe / Reuters
Berita Liga Prancis: Manajer Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel, memberikan pembelaan terhadap Kylian Mbappe yang mendapatkan kartu merah usai pada saat PSG tandang ke markas Nimes. Tuchel menyayangkan wasit yang memberikan kartu merah pada Mbappe lantaran sang pemain tak melakukan pemukulan dan hanya mendorong pemain lawan.
Pada lanjutan pekan keempat Ligue1, Paris Saint-Germain tandang ke markas Nimes di Stade des Costieres, Sabtu (1/9) malam WIB. Pada laga tersebut PSG sukses mendominasi jalannya laga dengan penguasaan bola hingga 62 persen.
Les Parisiens mampu tampil menekan sejak menit pertama di mulai. Alhasil pada paruh pertama laga tersebut, PSG sudah unggul 2-0 berkat gol yang dicetak oleh Neymar dan Angel Di Maria. Namun pada babak kedua, Nimes berhasil bangkit dan menyamakan kedudukan melalui aksi Antonin Bobichon dan eksekusi penalti Teji Savanier.
Tak mau hanya pulang dengan membawa satu poin, PSG lantas semakin intens melakukan serangan ke jantung pertahanan tim tuan rumah. Alhasil Mbappe dan Edinson Cavani sukses membuat PSG membalikan keadaan dan meraih kemenangan dengan skor 4-2.
Namun kemenangan tersebut harus dinodai dengan kartu merah yang diterima oleh Mbappe. Insiden tersebut berawal dari tekel keras yang dilakukan oleh Savanier. Mbappe emosi lantas mendorong Savanier. Sempat terjadi keributan diantara keduanya hingga wasit mengusir Mbappe dan Savanier keluar lapangan.
Sesaat setelah laga usai, Tuchel lantas memberikan pembelaan bagi Mbappe. Tuchel mengakui bahwa dirinya menyayangkan kartu merah yang diterima oleh Mbappe lantaran sang pemain tak melakukan pemukulan dan hanya sedikit mendorong Savanier. Lagi pula Tuchel menganggap Mbappe sengaja dilanggar oleh Savanier namun dia bersyukur pemainnya itu tak sampai mengalami cedera.
"Itu merupakan pelanggaran yang mengerikan. Dia hanya menunjukan reaksi emosional. Dia beruntung tak cedera parah," ujar Tuchel seperti dilansir dari Soccerway.
"Saya ingin dia tetap tenang menghadapi segala situasi, namun dalam laga seperti itu sangat sulit untuk mengontrol emosi. Dia tidak melakukan pemukulan, dia hanya melakukan sedikit dorongan."
"Saya menyesali hal itu, tapi tidak membuat saya sampai marah," tutup Tuchel.
Artikel Tag: Ligue 1, Thomas Tuchel, Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe, Nimes