Mauro Zijlstra Bangga Ikut Bantu Persija Jakarta Menang Di Laga Comeback
Penyerang Persija Jakarta, Mauro Zijlstra di laga kontra Persik Kediri/foto dok Persija Jakarta
Berita Super League: Penyerang Persija Jakarta, Mauro Zijlstra mengungkapkan rasa bahagianya usai kembali mendapat kesempatan bermain dan langsung membantu timnya memetik kemenangan atas Persik Kediri 3-1.
Penampilan perdananya pascacidera terjadi dalam laga kontra Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (16/5/2026) lali. Kehadiran bomber muda ini menjadi angin segar bagi Macan Kemayoran.
Sebelumnya, penyerang timnas Indonesia itu harus menepi selama tiga bulan akibat cedera hamstring yang cukup parah. Terakhir kali dia tampil adalah saat timnya menjamu PSM Makassar pada 20 Februari 2026, di mana ia hanya bermain sebagai pengganti sejak menit ke-85.
Petaka cedera justru datang dua pekan kemudian, tepatnya saat official training jelang menghadapi Borneo FC pada 2 Maret 2026.
Cedera hamstring memaksa sang pemain masuk ruang perawatan dan absen cukup lama. Pemain berdarah Belanda ini sebenarnya sempat pulih ketika bergabung dengan timnas Indonesia dalam ajang FIFA Series 2026, bahkan sukses mencetak satu gol. Sayangnya, cedera tersebut kembali kambuh dan memperpanjang masa absennya di klub.
Kembali merumput dengan raihan hasil positif tentu menghadirkan kebahagiaan luar biasa bagi Mauro Zijlstra.
"Senang bisa bermain untuk Persija lagi setelah tiga bulan dan dengan meraih tiga poin," tutur Mauro Zijlstra seperti dikutip dari laman resmi klub.
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza memiliki pandangan tersendiri terkait kondisi terkini anak asuhnya. Menghadapi ketatnya persaingan Super League musim 2025/2026, sang juru taktik menilai striker andalannya itu masih membutuhkan waktu latihan lebih lama untuk kembali mencapai performa puncak.
"Sayangnya, ia mengalami cedera sebelum bergabung dengan tim nasional, kemudian cedera lagi saat bersama tim nasional. Ia praktis hanya menjalani latihan penuh selama dua minggu, satu setengah minggu," ujar Mauricio Souza mengevaluasi.
Meski belum bugar total saat bersua Persik Kediri, sang pelatih tetap menaruh harapan besar pada ketajaman sang pemain di penghujung musim ini.
"Jadi, ia belum dalam kondisi fisik terbaiknya. Tapi ia adalah pemain yang cerdas, pemain dengan kehadiran yang kuat di kotak penalti. Dengan sedikit lebih banyak meningkatkan kondisi fisiknya dan membuatnya bugar, saya yakin ia bisa menjadi pemain hebat," ucap Mauricio Souza.
Artikel Tag: persija jakarta, Persik Kediri, Super League, Mauricio Souza, Mauro Zijlstra