☰
Kanal
✕

Matthias Jaissle Tepis Anggapan Skema Taktis Newcastle United Bermasalah

Penulis: Fery Andriyansyah
16 Okt 2026, 23:00 WIB

Matthias Jaissle menegaskan kesalahan individu pemain menjadi penyebab utama kekalahan Newcastle United dari Coventry City. (Foto: Catherine Ivill - AMA/Getty Images)

Berita Liga Inggris: Manajer Newcastle United, Matthias Jaissle, menepis anggapan bahwa kelemahan struktur dan skema taktis menjadi penyebab kekalahan telak 1-4 dari Coventry City. Hasil buruk tersebut menjadi kekalahan tandang 1-4 kedua secara beruntun yang dialami The Magpies di ajang Premier League setelah sebelumnya menelan hasil serupa di markas Leeds United bulan lalu.

Meskipun mendominasi penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak peluang ketimbang tim asuhan Frank Lampard, Newcastle tampil sangat tidak efektif di depan gawang dan rapu di lini pertahanan. Kiper Lukas Hornicek melakukan kesalahan fatal yang berujung gol pertama lawan, sementara Joelinton kehilangan bola di area penalti sendiri yang berakibat pada lahirnya gol ketiga Coventry City.

Kekalahan tersebut memicu kritik tajam terkait skema permainan Matthias Jaissle yang dinilai minim kendali di lini tengah, sehingga membuat pertahanan Newcastle United mudah ditembus. Kendati demikian, pelatih asal Jerman tersebut menegaskan bahwa performa timnya secara keseluruhan menunjukkan peningkatan dan kekalahan murni disebabkan oleh kesalahan individu para pemainnya.

"Saya berharap ini hanya garis lurus dan kami terus berkembang secara konsisten tanpa ada kendala. Itu adalah keinginan saya tetapi biasanya bukan realitas di sepak bola dan saya pikir bukan realitas dalam kehidupan. Tidak pernah mudah setelah kebobolan empat gol untuk berbicara tentang struktur dan apa yang menyebabkan masalah bagi kami. Saat melawan Coventry, kami membuat terlalu banyak kesalahan individu, Anda tidak bisa berbicara tentang formasi atau pendekatan teknis, hal-hal ini harus kami hindari atau kami akan dihukum di liga ini," kata Jaissle kepada Chronicle Live.

Jaissle mendesak jajaran pemain mudanya untuk belajar dengan cepat guna menghindari kesalahan serupa pada laga-laga berikutnya. Ia meyakini bahwa tingkat penguasaan bola serta variasi serangan yang diperagakan saat menghadapi Coventry City sudah berada di jalur yang benar sebagai modal penting menjelang laga melawan Aston Villa di St James' Park.

"Meskipun kami adalah skuad yang muda, kami harus belajar dengan cepat, ini adalah pesan untuk para pemain. Kami perlu belajar cepat sebagai individu maupun sebagai kelompok untuk menghindari hal-hal tersebut. Saya yakin kami akan segera berada di jalur yang benar. Kami tahu sejak awal apa yang dibutuhkan. Sekali lagi, itu karena kesalahan yang dipaksakan, kesalahan individu, pertandingan di mana kami membuang poin dan ini adalah sesuatu yang perlu kami pelajari. Terutama kami membutuhkan situasi bersih di area tanpa risiko dan kami akan mengambil langkah berikutnya," ujar Jaissle menambahkan.

Menanggapi potensi perombakan susunan pemain menyusul kembalinya Dan Burn dan William Osula ke dalam skuad, Jaissle memilih untuk tetap fleksibel mengingat keterbatasan pilihan akibat badai cedera. Ia menegaskan fokus utamanya saat ini adalah membenahi mentalitas bertanding anak asuhnya di sesi latihan agar lebih tegas saat bertahan maupun mengeksekusi peluang di depan gawang lawan.

"Saya membiarkan hal itu tetap terbuka dan sekali lagi saya merujuk pada riwayat cedera saat ini dan situasi di sana. Kami juga sedikit kesulitan dengan para pemain di dalam skuad dan jumlah yang tersedia, tetapi secara umum merupakan tugas kami untuk mengerjakannya," tutur Matthias Jaissle.

"Untuk menghindari pemain yang berada di posisi tersebut melakukan kesalahan yang sama berulang kali. Namun tentu saja melalui waktu latihan, menempatkan mereka pada posisi tersebut di sesi latihan pada kedua kotak penalti dan bagaimana bertahan dengan mentalitas tersebut, dengan semangat tersebut, serta bagaimana mencetak gol dengan energi dan hasrat yang sama untuk memanfaatkan setiap peluang," tutup Jaissle.

Artikel Tag: Premier League, Newcastle United, Matthias Jaissle

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru