Massimo Ambrosini Ungkap Momen Favoritnya Selama Membela Milan
Massimo Ambrosini
Berita Liga Italia: Legenda AC Milan, Massimo Ambrosini, mengungkap jika kemenangan di final Liga Champions 2007 merupakan momen terbaik dalam karirnya di San Siro.
Mantan gelandang yang telah memperkuat Rossoneri dalam 488 penampilan dan meraih dua trofi Liga Champions ini berbicara dalam podcast Derbyssimo Legends x MilanNews.
Dalam kesempatan tersebut, Massimo Ambrosini menjelaskan mengapa ia lebih memilih kemenangan di Athena, ketika memenangkan Liga Champions tahun 2007 daripada pengalaman memakai ban kapten.
"Saya akan mengatakan Liga Champions, karena pada akhirnya itu membawa kepuasan bagi tim, penggemar, dan Anda sendiri," ujar Ambrosini, yang menjadi kapten Milan dari 2009-2013 setelah pensiunnya Paolo Maldini.
"Jelas menjadi kapten adalah sesuatu yang berkesan, tetapi itu lebih bersifat pribadi. Kemenangan adalah hal yang bertahan selamanya" .
Ambroni memiliki alasan kuat mengapa trofi tersebut lebih berarti baginya. Pasalnya, kemenangan 2-1 atas Liverpool di Athena pada 23 Mei 2007 menjadi momen pembalasan setelah kekalahan traumatis di Istanbul dua tahun sebelumnya.
Dalam final tersebut, Ambrosini bermain penuh 90 menit sebagai bagian dari lini tengah yang terdiri dari Andrea Pirlo, Gennaro Gattuso, dan Clarence Seedorf. Dua gol Filippo Inzaghi memastikan Milan keluar sebagai juara untuk keenam kalinya.
Ambrosini memulai karir sepakbolanya di Cesena sebelum bergabung dengan Milan di tahun 1995, dimana dia berhasil mengoleksi berbagai gelar, termasuk empat Scudetto, satu Coppa Italia, dua Piala Super Italia, dan satu Piala Dunia Antarklub.
Artikel Tag: AC Milan, Liga Italia, Massimo Ambrosini