Mantan Wasit Liga Inggris Beberkan Keputusan Kontroversial Gol Dianulir di Laga West Ham vs Arsenal
Mantan Wasit Liga Inggris Beberkan Keputusan Kontroversial Gol Dianulir di Laga West Ham vs Arsenal - sumber: (givemesport)
Berita Liga Inggris – Kontroversi gol West Ham yang dianulir saat melawan Arsenal masih menjadi perbincangan panas usai peluit akhir di Stadion London. Arsenal berhasil mempertahankan kemenangan tipis 1-0 berkat pemeriksaan VAR di menit akhir, yang membuat mereka hanya perlu memenangkan laga melawan Burnley dan Crystal Palace untuk memastikan trofi Liga Premier kembali ke London utara setelah dua dekade.
Seorang mantan wasit Liga Premier, Mark Halsey, memberikan pandangannya terkait keputusan tersebut. Menurutnya, wasit Chris Kavanagh dan petugas VAR Darren England sudah mengambil keputusan yang tepat. Gol dramatis Callum Wilson bagi West Ham sempat disahkan oleh teknologi garis gawang, namun setelah pemeriksaan video selama lebih dari dua setengah menit dan ditonton Kavanagh sebanyak 17 kali, gol itu dibatalkan. Pemain depan West Ham, Pablo, dinyatakan melakukan pelanggaran terhadap kiper Arsenal, David Raya, yang membuat persaingan gelar semakin ketat.
Menurut Halsey, insiden di area penalti memang sering diwarnai pelanggaran seperti tarik-menarik, dan dalam kasus ini, Pablo terlihat jelas menghalangi Raya. Selain itu, Jean-Clair Todibo juga terlihat menarik baju Raya. Halsey menekankan bahwa sulit bagi Kavanagh untuk melihat semua itu secara real time, itulah mengapa VAR sangat penting dalam situasi seperti ini.
Dampak dari keputusan tersebut terasa bagi kedua tim. West Ham kini tertinggal satu poin dari zona aman dengan waktu yang semakin menipis. Mereka harus menghadapi Newcastle di St James’ Park sebelum menjamu Leeds United di pertandingan terakhir musim ini. Bahkan jika menang di dua laga tersebut, mereka masih harus berharap Tottenham kehilangan poin di tiga laga terakhirnya.
Sementara itu, bagi Arsenal, kemenangan ini membuat mereka tetap memegang kendali perburuan gelar. Mereka unggul lima poin dari Manchester City, yang pada pekan lalu hanya bermain imbang 3-3 melawan Everton. Jika berhasil menjuarai Liga Premier, Arsenal berpeluang meraih double bersejarah dengan menghadapi PSG di final Liga Champions pada 30 Mei, sebuah kompetisi yang belum pernah mereka menangkan.