☰
Kanal
✕

Lyon Desak Keputusan Penghentian Ligue 1 2019/20 Dicabut

Penulis: Demos Why
25 Mei 2020, 17:06 WIB

Logo Olympique Lyon (Foto: Getty Images)

Berita Liga Prancis: Olympique Lyon menyampaikan sikap mereka untuk menuntut Ligue de Football Professionnel (LFP) mencabut keputusan dihentikannya Ligue 1 2019/20. Lyon menilai apa yang diputuskan oleh LFP merupakan tindakan yang terlalu terburu-buru.

Seperti yang kita ketahui sebelumnya bahwa pada akhir bulan lalu LFP selaku operator Ligue 1 secara resmi menghentikan kompetisi musim 2019/20 usai pemerintah Prancis melarang kegiatan olahraga berskala besar termasuk pertandingan sepakbola hingga September mendatang. Keputusan itu lantas menuai pro dan kontra.

Salah satu pihak yang vokal menentang keputusan LFP tersebut adalah presiden Lyon, Jean-Michel Aulas. Bahkan tak terima kompetisi dihentikan beitu saja, Aulas memastikan akan menempuh upaya banding. Namun upaya Lyon, Amiens dan Toulouse yang mengajukan gugatan mendapatkan penolakan pada Jumat (22/5) kemarin.

Artinya, peluang Lyon untuk tampil di kompetisi Eropa pada musim depan sudah tertutup lantaran mereka hanya mengakhiri kompetisi di posisi ketujuh klasemen akhir. Les Gones lantas memberikan respons atas upaya banding mereka yang gagal dengan menyebut Ligue 1 tergesa-gesa dalam mengambil keputusan dan mengambil contoh La Liga yang pekan ini mendapat lampu hijau dari pemerintah Spanyol untuk melanjutkan kompetisi pada 8 Juni.

"Javier Tebas sejak penangguhan liga menjelaskan bagaimana pembatalan kompetisi akan menjadi bencana ekonomi dan sosial yang sangat besar bagi sepakbola Spanyol, yang diperkirakan mencapai €1 miliar dan hanya rugi €300 apabila dilakukan pemulihan [melanjutkan kompetisi tanpa penonton]," bunyi pernyataan resmi Lyon seperti dikutip dari Goal Indonesia.

"Olympique Lyonnais berharap bahwa contoh yang ada di Spanyol setelah Jerman [kembalinya Bundesliga tanpa penonton] akan menjadi kemungkinan untuk mempertimbangkan kembali keputusan yang dilakukan terlalu cepat di Prancis."

"Kami dapat membayangkan posisi para pelatih dan pemain dari kompetisi di Prancis hari ini lebih memihak kepada kembali melanjutkan kompetisi ketimbang saat jajak pendapat yang dilakukan oleh UNFP [persatuan para pemain Prancis] pada 23 April atau ketika Didier Deschamps mengatakan kepada presiden Emmanuel Macron pada 27 April soal keengganan dan ketakutannya atas kesehatan para pemain."

Artikel Tag: Ligue 1, Lyon, Ligue 1 2019/20, Ligue de Football Professionel

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru