Kanal

Lini Tengah Jadi Titik Lemah Saat Inter Milan Dikalahkan Bodo/Glimt

Penulis: Uphit Kratos
22 Feb 2026, 01:50 WIB

Inter Milan

Berita Liga Italia: Lini tengah Inter Milan jadi titik lemah yang menyebabkan kekalahan telak 3-1 dari Bodo/Glimt dalam laga leg pertama babak playoff Liga Champions.

Perubahan taktik yang dilakukan oleh Cristian Chivu dinilai tidak membuahkan hasil positif di lapangan. Dengan absennya Hakan Calhanoglu dan Denzel Dumfries, sang pelatih terpaksa melakukan perombakan besar pada susunan pemain intinya.

Pelatih berusia 45 tahun tersebut juga memutuskan mengistirahatkan beberapa pemain utama, termasuk Piotr Zielinski yang duduk di bangku cadangan. Selain itu, Francesco Acerbi ditunjuk sebagai starter di lini belakang menggantikan Yann Bisseck.

Sayangnya, penyesuaian yang dilakukan pelatih asal Rumania tersebut justru menjadi bumerang bagi tim tamu. Tim lawan berhasil memanfaatkan setiap celah yang terbuka lebar di barisan formasi I Nerazzurri yang tampak kurang terkoordinasi.

Kecuali Matteo Darmian yang tampil cukup baik di sisi kanan, hampir semua pemain pelapis gagal menunjukkan performa terbaik mereka. Acerbi terlihat kesulitan beradaptasi dengan lapangan sintetis dan sering tertinggal satu langkah dari lawannya.

Di sektor tengah, Henrikh Mkhitaryan memberikan performa yang sangat suram dan gagal mengontrol ritme permainan tim. Gelandang asal Armenia tersebut tidak mampu membendung agresivitas serangan balik cepat yang diperagakan tim lawan

Meskipun berhasil mencatatkan namanya di papan skor, penampilan Francesco Pio Esposito secara keseluruhan dinilai masih berada di bawah ekspektasi. Penyerang muda tersebut tampak terisolasi karena kurangnya dukungan bola dari lini tengah tim Inter Milan.

Artikel Tag: liga champions, Inter Milan, Bodo/Glimt

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru