Kanal

Liam Rosenior Soroti Mentalitas Chelsea Usai Kalah dari Newcastle

Penulis: Fery Andriyansyah
15 Mar 2026, 21:00 WIB

Liam Rosenior sebut kurang tajam dan satu kesalahan fatal. (Foto: Darren Walsh/Getty Images)

Berita Liga Inggris: Liam Rosenior mengungkapkan kekecewaannya setelah Chelsea kalah 0-1 dari Newcastle United dalam laga Premier League di Stamford Bridge, Ahad (15/3/2026) dini hari WIB. Ia menilai timnya sebenarnya memulai pertandingan dengan sangat baik, tetapi kegagalan memanfaatkan peluang serta satu kesalahan di lini belakang akhirnya menentukan hasil pertandingan.

Chelsea tampil dominan pada awal pertandingan dan mampu mengontrol permainan dalam 15 hingga 20 menit pertama. Tim tuan rumah beberapa kali menciptakan peluang berbahaya yang membuat Newcastle United harus bertahan lebih dalam demi meredam tekanan dari para pemain The Blues.

Namun situasi berubah ketika Newcastle mencetak gol dari serangan pertama mereka yang benar-benar berbahaya. Joe Willock berhasil menembus pertahanan Chelsea sebelum mengirim umpan kepada Anthony Gordon yang kemudian menyelesaikannya menjadi gol pembuka bagi tim tamu.

Gol tersebut membuat Newcastle bermain lebih bertahan dan menunggu kesempatan melakukan serangan balik. Situasi itu menyulitkan The Blues yang harus menghadapi blok pertahanan rapat sepanjang sisa pertandingan di Stamford Bridge.

Chelsea sebenarnya tetap mampu menciptakan peluang untuk menyamakan kedudukan. Cole Palmer dan Liam Delap sempat mendapatkan kesempatan bagus, tetapi keduanya digagalkan oleh penyelamatan penting dari kiper Newcastle, Aaron Ramsdale.

Selain itu, Reece James juga hampir menyamakan kedudukan pada masa tambahan waktu babak kedua. Tendangan kerasnya sempat melewati penjagaan kiper, tetapi bola hanya membentur tiang gawang sehingga peluang tersebut gagal menghasilkan gol.

Liam Rosenior menilai ada dua faktor utama yang membuat timnya gagal meraih poin dalam pertandingan tersebut. Ia menyoroti kurangnya ketajaman dalam mengambil keputusan di sepertiga akhir lapangan. “Dalam 15 hingga 20 menit pertama, siapa pun yang menonton pertandingan ini akan tahu ke mana arah pertandingan berjalan,” ujar Rosenior.

Liam Rosenior menilai Chelsea memiliki kontrol penuh atas jalannya pertandingan pada awal laga. “Kami mengontrol permainan, mendominasi dan menciptakan peluang,” tambahnya.

Namun ia mengakui gol Newcastle memberikan momentum besar bagi tim tamu untuk memainkan strategi yang mereka inginkan. “Gol itu memberi Newcastle energi yang mereka butuhkan untuk memainkan pertandingan sesuai rencana mereka,” jelas Rosenior.

Menurutnya timnya juga kurang memiliki kesegaran mental saat berada di area serangan sehingga gagal membuat keputusan terbaik. “Bagi saya ada dua aspek. Kami sedikit kurang segar secara mental di sepertiga akhir, baik dalam kombinasi, keputusan, atau kualitas pada momen yang tepat,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa jika Chelsea gagal mencetak gol, timnya setidaknya harus mampu mencegah lawan mencetak gol. “Hal kedua adalah memastikan jika kami tidak mencetak gol, maka lawan juga tidak boleh mencetak gol,” tegas Rosenior.

Rosenior merasa kecewa karena Newcastle tidak menciptakan banyak peluang berbahaya sepanjang pertandingan, tetapi tetap mampu mencetak gol dari satu kesalahan yang dilakukan Chelsea. “Hal yang paling mengecewakan bagi saya adalah kami tidak mampu menjaga clean sheet ketika Newcastle sebenarnya tidak menciptakan banyak peluang,” ujarnya.

Liam Rosenior menegaskan gol yang tercipta berasal dari kesalahan yang seharusnya bisa dihindari oleh timnya. “Kami memberi mereka gol itu dan itu sesuatu yang benar-benar harus saya perbaiki agar kami bisa berkembang,” jelasnya.

Meski kecewa dengan kekalahan tersebut, Rosenior tetap optimistis Chelsea masih memiliki peluang besar untuk mengamankan tempat di Liga Champions musim depan. Saat ini The Blues berada di posisi kelima klasemen Premier League, meskipun Liverpool dan Brentford yang berada tepat di bawah mereka masih memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan.

Rosenior menegaskan bahwa perjalanan musim masih panjang dan persaingan menuju zona Liga Champions belum selesai. “Hari ini memang pukulan, tetapi masih akan ada banyak perubahan dalam perjalanan musim ini,” kata Rosenior.

Ia bahkan menunjukkan kepada para pemain posisi Chelsea dalam tabel performa sejak ia mulai bekerja bersama tim. “Saya menunjukkan kepada para pemain klasemen selama saya bekerja dengan grup ini dan kami berada di posisi ketiga,” jelasnya.

Menurut Rosenior performa The Blues sebenarnya cukup konsisten meskipun hasil pertandingan tidak selalu berjalan sesuai harapan. “Kami tidak keluar dari persaingan. Pertandingan liga terakhir sebelum ini kami menang 4-1 di kandang Aston Villa,” ujarnya.

Ia menutup dengan menegaskan bahwa kekalahan dari Newcastle memang mengecewakan, tetapi tetap ada hal positif dari performa timnya. “Ini hari yang sulit dan membuat frustrasi karena kami tidak mendapatkan hasil yang kami inginkan, tetapi saya masih melihat konsistensi dalam performa kami,” tutup Rosenior.

Artikel Tag: Chelsea, Premier League, Newcastle United, Liam Rosenior

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru