Liam Rosenior Bungkam soal Kiper Chelsea Lawan PSG
Liam Rosenior belum tentukan kiper utama Chelsea. (Foto: Darren Walsh/Getty Images)
Berita Liga Champions: Liam Rosenior memilih tetap merahasiakan keputusan penting mengenai posisi penjaga gawang menjelang pertandingan besar Chelsea melawan Paris Saint-Germain. Ia menegaskan bahwa persaingan di dalam skuad sangat ketat sehingga setiap posisi, termasuk kiper, harus diputuskan berdasarkan kebutuhan pertandingan.
Chelsea akan menghadapi Paris Saint-Germain pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Parc des Princes pada Kamis (12/3/2026) dini hari WIB. Pertandingan tersebut menjadi ujian besar bagi tim London Barat yang ingin melangkah lebih jauh di kompetisi Eropa musim ini.
Sepanjang musim ini Robert Sanchez menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang, baik saat tim masih dilatih Enzo Maresca maupun setelah Liam Rosenior mengambil alih kursi pelatih kepala. Namun situasi berubah pekan lalu ketika Sanchez tidak dimainkan dalam laga Premier League melawan Aston Villa.
Pada pertandingan tersebut Liam Rosenior justru memberikan kesempatan kepada Filip Jorgensen untuk tampil sebagai starter. Keputusan tersebut berakhir positif karena The Blues berhasil meraih kemenangan penting 4-1 di Villa Park dengan Joao Pedro mencetak hat-trick.
Setelah itu Sanchez kembali dimainkan saat Chelsea menghadapi Wrexham pada putaran kelima Piala FA. Hal tersebut memunculkan spekulasi bahwa Rosenior mungkin sedang melakukan rotasi kiper atau bahkan mempertimbangkan perubahan permanen di posisi tersebut.
Ketika ditanya apakah ia akan mengungkap siapa yang akan menjadi kiper utama saat menghadapi Paris Saint-Germain, Rosenior hanya tersenyum dan menolak memberikan jawaban pasti. “Tidak, tentu saja tidak,” kata Rosenior.
Pelatih berusia 41 tahun itu menegaskan bahwa persaingan di dalam skuad Chelsea sangat ketat di semua posisi. Menurutnya keputusan mengenai susunan pemain selalu didasarkan pada kebutuhan tim untuk setiap pertandingan. “Dengan skuad seperti ini, setiap posisi adalah keputusan yang sulit. Itulah yang harus terjadi jika kami ingin sukses,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa menentukan pemain cadangan pun tidak mudah karena banyak pemain berkualitas yang bersaing untuk mendapatkan tempat di tim utama. “Bukan hanya menentukan starting XI, memilih siapa yang berada di bangku cadangan juga sulit. Itu adalah tugas saya sebagai pelatih,” lanjutnya.
Rosenior menegaskan bahwa posisi penjaga gawang diperlakukan sama dengan posisi pemain lain di lapangan. Ia mengatakan keputusan akhir akan diambil berdasarkan siapa yang dianggap paling tepat untuk menghadapi PSG. “Bagi saya posisi kiper tidak berbeda dengan posisi pemain lainnya. Saya akan memilih apa yang saya rasa menjadi keputusan terbaik untuk setiap pertandingan,” jelasnya.
Bek Chelsea Malo Gusto yang hadir dalam konferensi pers sebelum pertandingan juga ditanya mengenai kemungkinan pergantian kiper. Ia menilai perubahan tersebut tidak terlalu memengaruhi pemain bertahan karena semua kiper menjalani latihan yang sama bersama tim.
Menurut Gusto, yang terpenting bagi para pemain adalah menjaga konsistensi permainan tim. Ia menegaskan seluruh pemain fokus mempersiapkan diri menghadapi pertandingan besar melawan juara Eropa tersebut.
Artikel Tag: liga champions, Chelsea, Paris Saint-Germain, Liam Rosenior