Kanal

Komentar Pelatih Persib Soal Hasil Dua Pesaing di Papan Atas

Penulis: M. Aldi
06 Mar 2026, 15:45 WIB

Pelatih Persib, Bojan Hodak

Berita Super League Indonesia: Hasil imbang antara Persib dan Persebaya di pekan ke-24 tidak terlalu disesali Bojan Hodak. Itu karena laga Persija dan Borneo FC juga berakhir dengan skor imbang.

Persija dan Borneo FC yang merupakan tim pesaing di jalur juara bertemu di pekan ke-24. Gol telat dari Borneo FC di menit akhir membuat skor menjadi 2-2. Hasil tersebut membuat Maung Bandung masih kokoh di puncak dengan keunggulan tiga poin.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, menanggapi hasil dari pertandingan dua tim pesaing di jalur juara. Pria asal Kroasia ini menilai hasil itu memperlihatkan betapa ketatnya persaingan di gelaran Super League 2025/2026.

Bojan menilai tidak ada tim yang benar-benar bisa merasa aman dalam perburuan gelar. Karena setiap pertandingan itu mempunyai tingkat kesulitan yang tinggi untuk saling mengalahkan satu sama lain.

"Lihat, saya selalu bicara bahwa di liga ini semua tim bisa saling mengalahkan," ujar Bojan Hodak saat dimintai tanggapan mengenai hasil laga tersebut di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (6/3).

Pelatih 54 tahun ini menyebut kondisi itu sebagai salah satu alasan mengapa kompetisi di Indonesia begitu menarik untuk diikuti. Hasil imbang antara Persija dan Borneo FC dianggapnya sebagai gambaran nyata bahwa kekuatan tim-tim di papan atas relatif berimbang.

Menurutnya, situasi seperti ini membuat persaingan menuju gelar juara semakin terbuka. Tim yang mampu menjaga konsistensi performa sepanjang musim akan memiliki peluang lebih besar untuk berada di posisi teratas klasemen.

"Jadi itulah alasan kenapa liga ini sangat menarik, dan memang liga ini sangat sulit. Hasil ini hanya membuktikan hal tersebut (pandangannya soal liga)," tandas pelatih yang di dua musim terakhir membantu Persib menjadi juara Liga 1 tersebut.

Artikel Tag: Persib, Borneo FC, Persija, bojan hodak, Super League

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru