☰
Kanal
✕

Ketangguhan Mental Atalanta Jadi Kunci, Ancaman Tersembunyi dari Kairat Almaty

Penulis: Amalia Sihotang
06 Nov 2026, 04:00 WIB

Ketangguhan Mental Atalanta Jadi Kunci, Ancaman Tersembunyi dari Kairat Almaty - sumber: (footballitalia)

Berita Liga Italia: Atalanta BC tengah mempersiapkan diri menghadapi tantangan di Liga Konferensi Eropa dengan menghadapi Kairat Almaty. Maurizio Sarri, pelatih kepala Atalanta, memperingatkan timnya mengenai "bahaya tersembunyi" yang mungkin dihadapi dalam laga ini. Menurutnya, kekuatan mental lebih penting dibandingkan strategi taktis saat ini.

Pertandingan yang akan digelar di New Balance Arena, Bergamo ini dijadwalkan pada pukul 18.45 CET. Sarri menghadapi tantangan besar untuk menyesuaikan gaya bermain timnya yang sangat berbeda dengan pendekatan pelatih sebelumnya. Lebih buruk lagi, beberapa pemain kunci seperti Thomas Kristensen, Gianluca Gaetano, dan Franck Kessie harus absen karena cedera.

Sarri mengungkapkan bahwa Kairat Almaty baru saja mengganti pelatih menjelang akhir musim domestik mereka. "Kami telah mempelajari apa yang bisa dilakukan, meskipun mereka hanya memainkan satu pertandingan di bawah pelatih baru, yang sebenarnya tidak berpengaruh besar pada posisi mereka di klasemen," ujar Sarri. Kairat, yang sempat tampil impresif di Liga Champions musim lalu meskipun kalah tipis dari Inter dan di London, dinilai Sarri memiliki potensi bahaya yang tidak boleh diremehkan.

Dalam pertandingan ini, bek muda Javison Idele akan mendapatkan kesempatan debutnya bersama tim utama Atalanta. Sarri menjelaskan bahwa ia tidak memiliki banyak pilihan untuk susunan pemain kali ini karena jadwal padat dan banyaknya pemain yang kelelahan. "Kami berharap setidaknya satu pemain bisa kembali tampil akhir pekan ini," tambahnya.

Performa Atalanta belakangan ini memang kurang memuaskan. Mereka hanya berhasil meraih dua kali hasil imbang dari enam pertandingan terakhir, dan baru saja mengalami kekalahan telak 3-0 dari Parma, yang membuat tim menjalani pemusatan latihan intensif selama tiga hari sebagai bentuk evaluasi.

Di Liga Konferensi Eropa, Atalanta memulai fase grup dengan kemenangan 3-1 atas Pafos, namun kemudian takluk 2-0 di markas raksasa Belanda, Ajax. Sarri menekankan bahwa pertandingan melawan Parma menjadi pelajaran penting, di mana karakter dan kekuatan mental lebih diuji daripada sekadar permainan sepak bola. "Diskusi selama hari-hari bersama ini sangat membantu kami," tutup Sarri.

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru