Kanal

Kadu Monteiro, Kiper PSBS Biak Yang Sudah Kantongi Lisensi Kepelatihan UEFA

Penulis: Dayat Huri
26 Mar 2026, 03:30 WIB

Kiper asing PSBS Biak, Kadu Monteiro/foto dok ILeague

Berita Super League: Penjaga gawang utama PSBS Biak, Kadu Monteiro menunjukkan dedikasi luar biasa tidak hanya di dalam lapangan tetapi juga untuk masa depan kariernya di dunia sepak bola. Meski saat ini masih aktif bertarung di bawah mistar gawang dalam ketatnya persaingan kompetisi Super League musim 2025/2026, pemain asing ini ternyata telah memiliki persiapan matang untuk masa pensiunnya dengan mengantongi lisensi kepelatihan UEFA C.

Langkah Kadu Monteiro ini terbilang progresif bagi seorang pemain yang masih produktif. Di saat banyak pemain baru memikirkan kursus kepelatihan menjelang akhir usia karier, kiper berpaspor Portugal ini sudah lebih dulu mencuri start. Keputusan tersebut diambilnya agar transisi dari pemain menjadi pelatih di masa depan dapat berjalan dengan mulus dan profesional.

Di atas lapangan, performa Kadu Monteiro tetap menjadi tumpuan utama bagi tim. Walaupun saat ini PSBS Biak masih berjuang di papan bawah klasemen dan terancam degradasi, penampilan individu kiper berusia 32 tahun tersebut justru mendapatkan banyak apresiasi dari pengamat serta pecinta sepak bola nasional. Ketangguhannya dalam mengawal gawang terbukti lewat statistik yang impresif sepanjang musim ini.

Tercatat dalam 24 penampilan, ia berhasil melakukan total 91 penyelamatan krusial. Angka ini menempatkan nama Kadu Monteiro dalam daftar kiper dengan jumlah penyelamatan terbanyak di Super League musim 2025/2026 untuk sementara waktu. Ia menempati peringkat ketiga, tepat di bawah kiper Bali United Mike Hauptmeijer dan kiper Borneo FC Nadeo Argawinata. Kemampuannya dalam membaca arah bola dan memimpin lini pertahanan disinyalir merupakan buah dari ilmu kepelatihan yang telah dipelajarinya.

“Saya mengambil lisensi itu tahun lalu saat jeda kompetisi,” jelasnya seperti dikutip dari laman JawaPos. 

Kiper bernama lengkap Aldo Geraldo Manuel Monteiro tersebut menuturkan bahwa ide untuk mengambil lisensi adalah murni sebagai jaminan masa depan saat ia sudah memutuskan untuk gantung sepatu nantinya. Fokus utamanya adalah mendalami spesialisasi sebagai pelatih kiper.

“Saya punya keinginan untuk lanjut menjadi pelatih kiper. Saya sudah mempersiapkan itu saat ini,” ujarnya saat ditanya Jawa Pos.

Setelah menyelesaikan musim kompetisi bersama PSBS Biak, ia berencana untuk segera naik level dengan mengambil kursus lisensi kepelatihan UEFA B. Kadu menegaskan bahwa ambisinya adalah menjadi pelatih yang berkualitas, bukan sekadar mengejar status atau sertifikat di atas kertas.

“Ya, saya sudah persiapkan itu. Mungkin setelah di sini (musim selesai) saya akan langsung ambil kursus. Saya ingin menjadi pelatih kiper yang baik,” harapnya.

Pemain kelahiran Angola ini bahkan memiliki impian jangka panjang untuk tetap berkontribusi di tanah air. Jika kelak sudah mengantongi lisensi hingga level UEFA A Pro, ia membuka peluang lebar untuk melatih klub-klub di Indonesia dan membantu mengembangkan talenta lokal.

“Saya senang berkarir di sini, saya menikmatinya. Sepak bola di sini luar biasa dan ya, jika ada kesempatan, saya ingin melatih di sini suatu saat,” ucapnya. 

Artikel Tag: Super League, PSBS Biak

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru