Kanal

Julian Nagelsmann Kritik Permainan Jerman usai Dikalahkan Ekuador

Penulis: Fery Andriyansyah
26 Jun 2026, 18:30 WIB

Julian Nagelsmann sebut Jerman lakukan 'bunuh diri taktis' saat kalah dari Ekuador. (Foto: CHARLY TRIBALLEAU / AFP via Getty Images)

Berita Piala Dunia: Julian Nagelsmann mengaku kecewa setelah Jerman kalah 2-1 dari Ekuador pada Jumat (26/6/2026) pagi WIB dalam laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026. Meski tetap lolos ke babak 32 besar sebagai juara grup, pelatih Die Mannschaft itu menilai timnya melakukan banyak kesalahan taktis sepanjang pertandingan.

Jerman sebenarnya memulai laga dengan sempurna setelah Leroy Sane mencetak gol pada menit kedua. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan tujuh menit sebelum Nilson Angulo menyamakan kedudukan, lalu Gonzalo Plata memastikan kemenangan Ekuador pada menit ke-77.

Julian Nagelsmann menilai perubahan posisi para pemain setelah unggul menjadi penyebab utama timnya kehilangan kendali pertandingan. Ia menyebut pendekatan tersebut sebagai bentuk "bunuh diri taktis" yang dimanfaatkan dengan baik oleh Ekuador.

Mengulas jalannya pertandingan, Nagelsmann mengatakan, "Kami mengawali pertandingan dengan sangat baik. Sayangnya, setelah mencetak gol kami mulai melakukan bunuh diri taktis melalui penempatan posisi para pemain. Hal itu membuat segalanya menjadi sulit."

Menurut Nagelsmann, Ekuador tampil dengan motivasi lebih besar karena masih memburu tiket ke babak gugur. Meski demikian, ia menegaskan para pemain Jerman tetap memberikan kemampuan terbaik sehingga kekalahan tersebut tidak bisa disebabkan oleh kurangnya usaha.

Melanjutkan penjelasannya, Nagelsmann berkata, "Ekuador masih memiliki segalanya untuk diperjuangkan dan itu terlihat jelas. Mereka terus menekan. Namun, saya juga tidak bisa mengatakan ada pemain saya yang tidak memberikan segalanya. Penilaian seperti itu terlalu sederhana."

Pelatih berusia 38 tahun itu mengakui kekalahan bukan modal ideal menjelang babak 32 besar. Namun, ia meminta timnya segera belajar dari kesalahan dan mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya.

Menatap fase gugur, Nagelsmann mengatakan, "Kekalahan tidak pernah bagus, bahkan ketika posisi puncak klasemen sudah aman. Kami harus belajar dari pertandingan ini, memperbaiki kekurangan, lalu menatap ke depan. Kami telah memenangkan banyak pertandingan, kalah sekali, dan yang terpenting sekarang adalah memulai laga berikutnya dengan baik."

Kapten Jerman Joshua Kimmich juga mengakui Ekuador tampil lebih bersemangat. Menurutnya, lawan menunjukkan keinginan menang yang lebih besar, terutama pada babak kedua.

Mengomentari kekalahan tersebut, Kimmich berkata, "Perbedaannya hari ini adalah lawan kami lebih menginginkan kemenangan daripada kami. Itu sangat terasa, terutama pada babak kedua. Karena itulah mereka menang dan memang pantas mendapatkannya."

Kimmich turut mengingatkan rekan-rekannya agar memperbaiki permainan bertahan menjelang babak 32 besar. Ia menilai Jerman terlalu sering kehilangan bola sehingga memberi kesempatan lawan membangun kepercayaan diri.

Menutup keterangannya, Kimmich mengatakan, "Kami terlalu sering mengembalikan bola kepada lawan melalui kesalahan sendiri dan itu membuat mereka semakin percaya diri. Untungnya belum ada konsekuensi besar sejauh ini. Namun, kami tidak boleh kalah lagi. Kami harus mengurangi kehilangan bola karena dengan begitu kami bisa mengalahkan siapa pun."

Artikel Tag: Jerman, Piala Dunia, Ekuador, julian nagelsmann, Piala Dunia 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru