Kanal

Joshua Kimmich Akui Sempat Kecewa dengan Bayern, Tanda-Tanda Hengkang?

Penulis: Febrian Kusuma
22 Jun 2024, 06:30 WIB

Joshua Kimmich (Sumber: Getty Images)

Berita Liga Jerman: Gelandang internasional Jerman, Joshua Kimmich, mengakui bahwa dirinya sempat merasa kecewa dengan Bayern Munich. Kekecewaan itu muncul pertama kali saat ia menolak untuk mendapat vaksin di era pandemi Covid-19.

Pada saat itu Joshua Kimmich memang sempat menjadi bahan perbincangan seantero Jerman, karena ia menolak untuk mendapat vaksin. Sikapnya tersebut dikhawatirkan bisa memengaruhi para pemain sepakbola atau masyarakat Jerman lainnya untuk menolak mendapat vaksin Covid-19.

“Itu adalah masa yang sangat kelam. Nah, ada teman yang bilang padaku bahwa akan lebih sedikit orang yang meninggal kalau sudah divaksin. Itu brutal. Jika Anda tidak memiliki keluarga di sekitar Anda (yang mendukung), Anda bisa berantakan,” ucap Joshua Kimmich, dalam sebuah film dokumenter yang baru saja dirilis oleh ZDF.

“Saya merasa ditinggalkan sendirian terlalu lama (oleh Bayern Munich). Saya sudah berada di klub selama hampir tujuh tahun, dan tidak banyak skandal yang terjadi di sekitar saya. Itu adalah kekecewaan pertama, saat itulah saya menyadari bagaimana reaksi klub, dan saya kecewa dan terluka,” lanjutnya.

Menurut pengakuannya, Bayern memang sempat tidak membayar upahnya selama beberapa bulan dengan alasan krisis keuangan. Padahal, kala itu Kimmich baru saja memperpanjang kontraknya hingga musim panas 2025.

“Bayern tidak membayar upah saya, apa yang anda lakukan sekarang? Apakah Anda mendapatkan vaksinasi dan kemudian bisa bermain sepak bola lagi? Atau apakah kekhawatirannya masih ada, dan Anda duduk di rumah selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan? Pada akhirnya, saya mendapat vaksinasi,” pungkasnya.

Meski sempat merasa kecewa dengan Bayern, pada kenyataannya gelandang berusia 29 tahun itu tetap bertahan menjadi pemain Die Bavarian.

Artikel Tag: Bayern Munich, Joshua Kimmich

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru