☰
Kanal
✕

John Herdman Ungkap Identitas Taktik Timnas Indonesia, Jepang Jadi Contoh

Penulis: Abdi Ardiansyah
20 Okt 2026, 21:40 WIB

John Herdman

Berita Timnas - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkap identitas permainan yang ingin ia bangun bersama skuad Garuda. Ia menekankan permainan agresif, dinamis, dan langsung, sekaligus menuntut para pemain mampu beradaptasi dengan karakter lawan seperti Jepang, Qatar, dan Thailand.

John Herdman terus berupaya membentuk identitas permainan Timnas Indonesia sejak dipercaya menangani skuad Garuda pada awal 2026. Setelah melewati hasil yang kurang memuaskan di ASEAN Championship 2026, pelatih asal Inggris itu membawa timnya meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026.

Menurut Herdman, Timnas Indonesia harus memiliki pendekatan permainan yang lebih aktif dan tidak sekadar menunggu kesempatan dari bola mati. Ia ingin para pemain mampu menciptakan peluang melalui pergerakan, tekanan, dan upaya mencari celah di pertahanan lawan.

"Jadi bagi kami, satu hal yang telah saya janjikan kepada para pemain adalah kami tidak akan berdiam di tepi kotak penalti selama 90 menit dengan harapan akan mendapatkan tendangan bebas," kata Herdman, dikutip dari wawancaranya dengan Kompas.com.

"Saya pikir kami bisa lebih dinamis dan langsung saat menghadapi tim-tim ini," lanjutnya.

Herdman juga menekankan pentingnya membangun identitas permainan yang dikenal dengan konsep Aggressive, Dynamic, and Direct, Adaptive atau ADD+A. Filosofi tersebut mengedepankan permainan agresif, dinamis, dan langsung, tetapi tetap memberi ruang bagi tim untuk menyesuaikan pendekatan sesuai kebutuhan pertandingan.

Baginya, identitas permainan tidak berarti Timnas Indonesia harus menerapkan strategi yang sama dalam setiap laga. Karakter lawan, situasi pertandingan, dan level persaingan internasional menjadi pertimbangan penting dalam menentukan pendekatan taktik.

"Tapi ini merupakan pengakuan bahwa identitas permainan Anda berubah sesuai dengan level lawan yang harus dihadapi di kancah internasional serta kondisi yang ada," ujarnya.

Herdman mencontohkan perbedaan karakter permainan Jepang, Qatar, dan Thailand. Ketiga negara tersebut memiliki pendekatan yang berbeda sehingga Timnas Indonesia perlu membaca situasi dan menyesuaikan strategi ketika berhadapan dengan mereka.

"Namun ketika kamu berpindah dari pertandingan melawan Jepang, lalu ke Qatar, kemudian Thailand, ada tiga gaya permainan yang berbeda," kata Herdman.

"Jadi, inilah sepak bola internasional," tambahnya.

Melalui pendekatan tersebut, John Herdman ingin para pemain tidak hanya menjalankan instruksi, tetapi juga memahami situasi di lapangan. Kemampuan membaca permainan dan memanfaatkan ruang akan menjadi bagian penting dalam upaya Timnas Indonesia bersaing menghadapi lawan dengan karakter berbeda.

Artikel Tag: Piala Asia, Timnas Indonesia, jepang, John Herdman

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru