☰
Kanal
✕

Joey Pelupessy Cerita Tegangnya Kejar Pesawat di Tengah 70 Ribu Suporter

Penulis: Abdi Ardiansyah
10 Okt 2026, 22:17 WIB

Joey Pelupessy Timnas Indonesia

Berita Timnas - Joey Pelupessy mengungkap pengalaman menegangkan setelah membantu Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Gelandang Lommel SK itu tak sempat lama merayakan kemenangan atas Thailand karena harus segera menuju bandara dengan kawalan polisi di tengah kerumunan puluhan ribu suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Joey Pelupessy mengalami momen yang tak biasa setelah Timnas Indonesia memastikan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026. Di tengah euforia kemenangan atas Thailand, ia harus berpacu dengan waktu untuk mengejar penerbangan kembali ke Belgia demi memenuhi kewajibannya bersama Lommel SK.

Indonesia mengalahkan Thailand melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 hingga babak tambahan waktu dalam final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam.

Setelah mengangkat trofi bersama rekan-rekannya, Pelupessy tak punya banyak waktu untuk merayakan keberhasilan tersebut.

Dalam wawancara dengan ESPN Belanda, ia menjelaskan bahwa jadwal pertandingan liga pada Jumat membuatnya harus segera meninggalkan Jakarta. Ia berangkat menuju bandara bersama Kevin Diks, yang saat itu juga harus kembali ke klubnya.

“Ada pertandingan liga yang dijadwalkan pada hari Jumat,” kata Pelupessy.

Ia mengaku sebenarnya ingin tinggal lebih lama untuk menikmati perayaan gelar juara bersama skuad Garuda. Meski begitu, agenda klub membuatnya tak punya banyak pilihan.

“Sebenarnya saya lebih suka tinggal untuk ikut berpesta, tetapi saya sudah terlanjur memiliki agenda ini. Tentu saja, rasanya ingin menikmati seluruh rangkaian acaranya, namun dua minggu terakhir ini sungguh pengalaman yang luar biasa bagi saya,” ujarnya.

Perjalanan menuju bandara menjadi bagian paling menegangkan. Menurut Pelupessy, sekitar 70.000 orang berada di luar stadion sehingga kendaraan sulit bergerak meninggalkan kawasan tersebut.

“Kami menuju pesawat dengan pengawalan polisi. Saat ada 70.000 orang berkumpul di luar stadion, cukup sulit untuk bisa berkendara pergi,” tuturnya.

Ia menyebut rombongannya baru memasuki area bandara sekitar 30 menit sebelum jadwal keberangkatan. Situasinya memang membuat tegang, tetapi justru menjadi pengalaman berkesan setelah keberhasilan Indonesia meraih trofi.

“Pengamanan selalu ketat karena berjalan sendirian di jalanan hampir mustahil dilakukan. Jadi, sangat membantu ketika polisi bersedia mengantar jika kita sedang terburu-buru,” kata Joey Pelupessy.

Artikel Tag: Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, FIFA ASEAN Cup

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru