Kanal

Jaydee Canvot Masuk Radar PSG dan Barcelona di Bursa Musim Panas

Penulis: Demos Why
28 Mei 2026, 18:55 WIB

Jaydee Canvot. (Foto: Sebastian Frej/Getty Images)

Berita Transfer: Bek Crystal Palace, Jaydee Canvot, dikabarkan menjadi incaran Paris Saint-Germain dan Barcelona pada jendela transfer musim panas tahun ini.

Pemain berusia 19 tahun itu baru bergabung dengan Crystal Palace pada hari terakhir jendela transfer musim panas tahun lalu, tiba di Selhurst Park hanya beberapa jam sebelum rencana kepindahan Marc Guehi ke Liverpool dibatalkan. Kapten tim yang memenangkan Piala FA musim lalu akhirnya bergabung dengan Manchester City pada bulan Januari dan Jaydee Canvot menjadi penerusnya.

Menurut laporan L'Equipe, baik Paris Saint-Germain maupun Barcelona dikabarkan tertarik untuk mendatangkan Canvot pada musim panas tahun ini meski kontraknya di Palace masih berlaku hingga 2029. Sang juara Liga Champions dilaporkan telah memantau Canvot sebelum kepergiannya Toulouse tahun lalu dan juara LaLiga tersebut kemudian tertarik setelah menyaksikan penampilannya untuk The Eagles di kompetisi Eropa. Meski demikian, ketertarikan dari juara Prancis dan Spanyol tersebut belum terwujud dalam bentuk tawaran konkret.

Canvot tidak memulai kariernya di Palace dengan begitu baik, ia melakukan kesalahan fatal dalam kekalahan kandang Palace saat menghadapi AEK Larnaca tujuh bulan lalu, tetapi ia tidak pernah menoleh ke belakang sejak penampilan luar biasa dalam kemenangan timnya di Carabao Cup saat menghadapi Liverpool pekan berikutnya.

Meskipun pemain muda Prancis ini baru tampil sebagai starter dalam 14 pertandingan Premier League sejauh ini, ia hampir selalu bermain di babak knockout Conference League. Fakta bahwa klub-klub sekelas PSG dan Barcelona dikabarkan tertarik padanya menunjukkan betapa mengagumkannya penampilannya di Selhurst Park dan ia serta rekan setimnya, Jean-Philippe Mateta, berpotensi pindah ke klub-klub raksasa Eropa pada musim panas mendatang.

Dengan Jaydee Canvot yang masih memiliki sisa kontrak tiga tahun, Palace tidak berada di bawah tekanan besar untuk menjualnya dan skuad yang dalam akan sangat penting bagi mereka yang akan tampil di Liga Europa musim depan. Crystal Palace sudah terbiasa menjual pemain bintang mereka ke klub-klub besar (Guehi dan Eberechi Eze adalah contoh utamanya), tetapi mereka berharap dapat mempertahankan bek tengah berbakat asal Prancis itu untuk beberapa musim lagi.

Artikel Tag: Crystal Palace, Paris Saint-Germain

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru