Inilah Top 10 Aksi Terbaik Pekan Kedua Oktober 2017
Immobile / LigaOlahraga
Lengkap! Mulai dari Immobile di Serie A, Gabriel Jesus di Premier League, hingga Aubameyang di Bundesliga, semua menunjukkan kelasnya sebagai pencetak gol yang tajam pada laga-laga pekan kedua bulan Oktober 2017 kali ini.
Saat Harry Kane gak bisa bergerak karena dikawal ketat, sedangkan Dele Alli juga terus ditekan ke sayap, maka Spurs tidak akan kebingungan karena mereka masih memiliki Ericsson. Muncul dari belakang, menyambut bola melewati beberapa pemain dan mencetak gol adalah kemampuan yang dimilikinya.
Jangan main-main jika melawan Manchester City, kecepatan mereka bisa menghancurkan lini pertahanan hanya dalam beberapa detik saja. Cukup diawali oleh Kevin De Bruyne saja dengan satu dua sentuhan, dirinya sudah akan lolos dan siap memberikan umpan ke mulut gawang. Jelas berupa bola matang untuk ujung tombang City.
Bertahan total dan memenuhi kotak penalti dengan semua pemain masih belum cukup jika berhadapan dengan seorang Fernandinho. Sekali saja dirinya tanpa kawalan, tendangan keras dengan akurasi tinggi dari jarak yang sangat jauh tetap bisa merobek gawang lawan.
Crystal Palace memang masih terseok-seok di dasar klasemen Premier League musim ini, namun soal bikin gol, mereka punya Zaha yang bisa meliuk-liuk melewati bek-bek tangguh Chelsea. Gol darinya pula yang akhirnya membawa Palace meraih 3 poin pertama mereka.
Bukan hanya De Bruyne, Gabriel Jesus dan Sterling yang harus jadi perhatian saat menghadapi Manchester City. Ada nama David Silva yang juga harus mendapatkan pengawalan khusus. Sekali saja dirinya lepas dan menguasai bola, maka perubahan skor sudah ada di depan mata.
Hal yang selalu membuat benteng pertahanan sebuah tim kalang kabut adalah second ball, atau bola liar hasil tangkapan gagal, buangan yang salah atau membentur tiang. Inilah yang terjadi saat Lazio ketika menghadapi Juventus dan sebuah tendangan keras membentur tiang membuat situasi kemelut. Bedanya, Juve punya Costa yang siap menyambar bola di depan gawang.
Jangan lakukan kesalahan sedikitpun. Jangan lengah sedikitpun, apalagi ketika di belakang kita ada seorang Aubameyang. Sebuah sentuhan yang salah, maka bola akan berpindah posisi dan ia akan mudah saja menaklukkan kiper meski dari sudut yang sangat sempit dan sulit.
Bermain di kandang Borussia Dortmund, bagi RB Leipzig bukan masalah besar untuk mencetak gol. Alih-alih bertahan, mereka malah menunjukkan jika peluang dari tendangan besar bisa menjadi berbahaya jika dikoordinasikan sebaik mungkin. Ini adalah awal mula terjadinya gol pertama Leipzig.
Immobile memang menjadi ujung tombak andalan, namun tanpa kresi dan permainan cantik satu dua dari pemain-pemain tengah Lazio, pasti gol tidak akan tercipta. Sentuhan-sentuhan yang cantik sukses membuat pertahanan Juve kalang kabut.
Mertesacker jelas tidak hanya dikenal sebagai bek yang berpostur tinggi, kokoh dan tangguh di lini pertahanan saja, namun jangan sampai beri dia kesempatan untuk merangsek ke kotak penalti. Sundulan tajam terarah bisa berakibat fatal untuk tim lawan Arsenal.
Artikel Tag: Aubameyang, Gabriel Jesus, Immobile