Kanal

Ini Klarifikasi Robert Alberts Terkait Sengketa Kontrak Persib

Penulis: M. Aldi
12 Agu 2026, 19:40 WIB

Mantan pelatih Persib, Robert Rene Alberts

Berita Super League Indonesia: Eks pelatih Persib, Robert Rene Alberts angkat bicara terkait sengketa sisa pembayaran kontraknya. Akibat kasus ini, klub dijatuhi hukuman larangan pendaftaran pemain anyar oleh FIFA selama tiga periode transfer.

Pelatih asal Belanda tersebut memutuskan memberikan klarifikasi setelah dirinya dan keluarganya menjadi sasaran kritik dan tudingan miring di media sosial. Dia dinilai menggannggu persiapan tim jelang menatap musim baru.

Robert menegaskan langkah hukum ke FIFA ditempuh murni sesuai prosedur resmi. Pasalnya klub gagal memenuhi kesepakatan terkait pembayaran yang telah disepakati bersama akibat perpisahan di tahun 2022.

Dia menjelaskan bahwa kontrak aslinya bersama klub diteken pada 2021 dan berlaku hingga Mei 2025. Saat berpisah dengan klub, dia mengundurkan diri secara baik-baik atas dasar hubungan baik dengan manajemen lama, bukan karena dipecat.

Menghadapi pergantian manajemen di tubuh Persib, Robert tetap beritikad baik untuk mencari jalan keluar terkait kewajiban pembayaran yang tertunda. Pada Januari 2025, dia bahkan sudah bertemu dengan perwakilan manajemen baru, Adhitia Putra Herawan yang menjabat sebagai Deputy CEO guna merundingkan skema pembayaran cicilan (Maret–Desember 2025).

Melalui akun instagramnya, dia menyebut bahwa dalam pertemuan tersebut, sang pelatih mengaku rela untuk memangkas total nominal hak yang seharusnya diterima demi meringankan beban finansial klub.

"Saya setuju untuk mengurangi jumlah awal, dan saya bersedia berkompromi, menerima kurang dari jumlah kontrak asli karena saya memahami situasi klub dan benar-benar berusaha membantu Persib," ujar Robert dalam pernyataannya, Rabu (12/8).

Robert membantah keras narasi yang menyebut pihak manajemen Persib tidak mengetahui duduk perkara sengketa ini. Menurutnya, seluruh tahapan sengketa punya rekam jejak formal dan berkas resmi di FIFA.

Akibat keterlambatan pembayaran cicilan dari pihak klub, FIFA akhirnya mengeluarkan putusan resmi dan menjatuhkan sanksi larangan transfer pemain kepada Persib per tanggal 10 Agustus 2026 lalu.

"Ini bukanlah sesuatu yang terjadi secara diam-diam atau tanpa sepengetahuan klub. Kami telah mengadakan pertemuan pada Januari 2025 lalu di mana kita telah menyelesaikan masalah-masalah ini. Klub mengetahui soal pengaturan pembayaran dan tunggakan tersebut," tegasnya.

Kabar baiknya adalah polemik hukum ini kini telah resmi berakhir tuntas. Dirinya mengonfirmasi bahwa manajemen klub tergugat telah melunasi semua sisa pembayaran yang tertunda. Dia juga telah bersurat kepada FIFA untuk mencabut status embargo transfer tersebut.

"Kemarin Persib telah membayar penuh semua jumlah yang tertunda, dan kemarin saya sudah mengabarkan kepada kepada FIFA untuk mencabut sanksi tersebut. Dengan ini, saya akan meninggalkan masalah ini dan tidak akan memberikan komentar lebih lanjut lagi," pungkas dia.

Artikel Tag: Persib, robert rene alberts, Super League

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru