Ignazio Abate Ungkap Fleksibilitas Taktiknya di Tengah Badai Cedera
Ignazio Abate
Berita Liga Italia: Dihantam badai cedera jelang laga melawan AS Roma, pelatih Torino, Ignazio Abate menjelaskan fleksibilitas taktiknya dengan menyesuaikan pemain.
Di pekan ke-4 Serie A, Torino akan menjamu AS Roma di Stadio Olimpico Grande. Dalam laga tersebut, kedua tim datang dengan situasi yang sangat berbeda, dimana Roma datang dengan tiga kemenangan beruntun di papan klasemen sementara.
Sementara tim granata, mereka baru meraih satu kemenangan dan dua kekalahan dari tiga pertandingan, membuat mereka terjebak di papan bawah klasemen sementara.
Dalam hal susunan pemain, pelatih Gian Piero Gasperini memilih untuk tidak melakukan rotasi yang signifikan, Kone yang mengalami cedera ringan tetap masuk dalam daftar, Pellegrini juga kembali untuk pertama kalinya musim ini.
Di sisi lain, Torino menghadapi masalah cedera di lini depan, dengan Che Adams dikonfirmasi absen karena cedera adductor, sementara Giovanni Simeone dan Duvan Zapata pun masih diragukan karena masalah kebugaran.
Torino masih belum bisa memainkan Cesare Casadei, Pietro Pellegri, maupun kiper Franco Israel. Sementara itu, Alessio Cacciamani berpeluang tampil untuk merayakan penandatanganan kontrak barunya hingga Juni 2031.
Dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan, pelatih Ignazio Abate enggan mencari alasan. Saat menghadapi Roma, dia menjelaskan fleksibilitas taktiknya dengan menyesuaikan pemain yang tersedia.
"Sejauh menyangkut saya, kami menyerang dengan 10 pemain dan bertahan dengan 10 pemain. Daniel Braganca bisa bermain sebagai mezzala atau mengatur tempo di lini tengah, tugas saya memastikan dia bisa berkolaborasi dengan pemain lain. Dia bisa bermain bersama Rolando Mandragora dan Kian Fitz-Jim."
Artikel Tag: AS Roma, Torino, Ignazio Abate