Hendro Siswanto Merindukan Jadi Starter Arema Cronus
Hendro Siswanto bukan lagi jadi pilihan utama bagi Singo Edan
Ligaolahraga.com – Gelandang Arema Cronus, Hendro Siswanto, mulai akrab dengan bangku cadangan. Sebab, dalam tiga laga babak penyisihan Grup B Piala Presiden 2015, Hendro tidak pernah masuk menjadi pemain starter, melainkan ia selalu bermain sebagai pengganti.
Padahal, kualitas pemain gelandang skuat Singo Edan ini tidak perlu diragukan lagi. Beberapa kali Hendro dipanggil bergabung ke Timnas senior. Dari segi stamina, ia juga salah satu yang terbaik di Arema.
"Kesempatan bermain yang ada masih lebih banyak sewaktu zaman Arema dilatih coach RD (Rahmad Darmawan di musim 2013)," kata Hendro, seperti dilansir Bola.
Mantan pemain Persiba Balikpapan dan Persela Lamongan ini memang sedikit kecewa. Hendro memilih bertahan di Arema di musim 2014-2015, dengan harapan bisa mendapat kesempatan bermain lebih banyak. Kenyataannya, lini tengah lebih banyak dikuasai Ahmad Bustomi, I Gede Sukadana, dan Juan Revi.
Meskipun begitu, bukan berarti Hendro merasa putus asa di Arema, karena dia masih punya semangat menunjukkan kualitas dalam sesi latihan. Tujuannya tentu mendapatkan tempat di skuat inti yang akan berlaga dalam perempat final Piala Presiden melawan Bali United. Menurut Hendro, untuk soal persiapan melawan Bali United, ia serahkan pada pemain yang sering bermain saja.
Maklum, Hendro mulai tak banyak berkomentar terkait persiapan tim karena dia tak enak hati dengan rekannya yang lebih sering bermain. Beda ceritanya andai mantan pemain Timnas U-23 itu sering jadi starter. Dia akan menjawab dengan yakin setiap pertanyaan yang dilontarkan awak media.
"Kalau tentang persiapan, mungkin pemain lain lebih pantas menjawab," katanya, seperti dilansir Bola.
Pada saat jaman RD, Hendro diposisikan sebagai gelandang bertahan atau wing-back kanan. Namun, dia merasa lebih nyaman bermain di tengah, karena itu adalah posisi aslinya. Pada era RD, Hendro bermain sebanyak 29 kali dengan rincian, 17 kali bermain sebagai starter, dan 12 kali tampil sebagai pemain pengganti.
Di musim 2014 statistiknya mengalami penurunan cukup signifikan. Hendro hanya bermain sebanyak 21 kali dengan rincian lima kali turun sebagai starter dan 16 kali sebagai pemain pengganti. Dan kini, di Piala Presiden 2015 dia selalu jadi pengganti di Arema Cronus.