Harvey Barnes Ungkap Perbedaan Matthias Jaissle dan Eddie Howe
Harvey Barnes melihat energi Matthias Jaissle mulai menyatukan pemain dan suporter Newcastle United. (Foto: Michelle Mercer/Newcastle United via Getty Images)
Berita Liga Inggris: Harvey Barnes menjadi pahlawan Newcastle United dalam kemenangan 3-2 atas West Bromwich Albion di Carabao Cup pada Kamis (27/8/2026) dini hari WIB. Masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua, winger tersebut mencetak dua gol untuk memastikan kemenangan kompetitif pertama The Magpies di bawah manajer baru Matthias Jaissle sekaligus menjaga awal musim tanpa kekalahan.
Isaac Price lebih dulu membawa West Brom unggul sebelum Bazoumana Toure menyamakan kedudukan menjelang jeda. Harvey Barnes kemudian masuk menggantikan Toure di sisi kiri dan langsung memberikan dampak. Hanya tiga menit setelah babak kedua dimulai, ia mencetak gol untuk membawa Newcastle United berbalik unggul dalam pertandingan yang berlangsung ketat tersebut.
Price kemudian mencetak gol keduanya melalui titik penalti setelah Lewis Hall dinilai melakukan handball di kotak terlarang. Barnes kembali menjadi pembeda ketika menyambut umpan silang Amar Dedic di depan Gallowgate End untuk mencetak gol kemenangan Newcastle. Hasil tersebut melanjutkan momentum positif setelah mereka bermain imbang 2-2 melawan Liverpool pada pertandingan pembuka Premier League.
Barnes juga berbicara mengenai perbedaan antara Jaissle dan mantan manajer Newcastle, Eddie Howe. Menurutnya, energi Jaissle sangat terlihat ketika pertandingan berlangsung, tetapi sang manajer tidak selalu seintens itu di luar sorotan pertandingan. Barnes menilai karakter tersebut justru membantu Jaissle membangun hubungan dengan pemain dan suporter dalam waktu singkat.
"Ini baru lebih dari tiga pekan. Dia juga belum berada di sini dalam waktu lama, jadi tentu kami sudah tahu siapa yang bermain dan dia mengenal para pemain, tetapi kami masih belum sepenuhnya siap. Saya sudah melihat sebagian energi yang dia bawa ke lapangan, dan kami memiliki pola pikir positif di antara para pemain dan manajer," kata Barnes.
Harvey Barnes melihat energi Jaissle di pinggir lapangan menjadi salah satu karakter paling menonjol dari manajer asal Jerman tersebut. Ia menilai Jaissle mampu memanfaatkan atmosfer stadion untuk membangun hubungan antara tim dan pendukung. Pendekatan itu dianggap penting bagi Newcastle yang memasuki era baru setelah mengalami perubahan besar dalam komposisi skuad.
"Anda bisa melihat seperti apa dia di sisi lapangan, dia penuh energi dan membuat penonton ikut bersemangat. Itu menjadi salah satu penekanan besar darinya, yaitu membuat suporter ikut terlibat. Saya pikir ada banyak hal negatif di sekitar klub, dan dalam dua pertandingan pertama Anda bisa melihat betapa positifnya para pemain, manajer, dan suporter bersama-sama," ujar Barnes.
Newcastle memang mengalami perubahan besar sepanjang musim panas. Bruno Guimaraes, Sandro Tonali, Anthony Gordon, dan Kieran Trippier menjadi beberapa pemain berpengalaman yang meninggalkan klub. Sebagai gantinya, The Magpies mendatangkan tujuh pemain baru yang semuanya berusia 24 tahun atau lebih muda. Kondisi tersebut sempat membuat sejumlah pengamat meragukan kesiapan skuad menghadapi musim yang panjang.
Barnes justru menilai Newcastle United telah memberikan respons terhadap keraguan tersebut dengan memulai musim tanpa kekalahan. Menurutnya, kebersamaan antara pemain, manajer, dan suporter menjadi faktor penting dalam menjaga suasana positif. Ia juga menilai dukungan tersebut dapat membantu para pemain memasuki pertandingan tanpa terbebani sentimen negatif dari luar klub.
"Saya pikir itulah yang Anda butuhkan sehingga para pemain tidak membawa hal-hal negatif ke dalam pertandingan," tutur Harvey Barnes. Pernyataan tersebut mencerminkan keyakinannya bahwa atmosfer positif di sekitar Newcastle United dapat menjadi modal penting bagi skuad muda mereka untuk menghadapi tantangan musim ini.
Barnes sendiri memberikan kontribusi langsung yang besar dalam kemenangan atas West Brom. Dua gol yang dicetaknya setelah turun dari bangku cadangan menunjukkan betapa pentingnya kedalaman skuad bagi Jaissle. Sang winger juga menunjukkan bahwa dirinya tetap dapat menjadi pembeda ketika diberi kesempatan, terutama dalam sistem baru yang sedang dibangun Newcastle.
Awal kompetitif Jaissle bersama Newcastle kini terlihat menjanjikan. Setelah menahan Liverpool dan mengalahkan West Brom, Newcastle mempertahankan momentum positif di tengah perubahan besar yang terjadi pada musim panas. Barnes percaya energi Jaissle dan kebersamaan antara skuad dengan suporter dapat membantu klub menghadapi musim baru tanpa terbawa berbagai keraguan dari luar.
Artikel Tag: Newcastle United, Eddie Howe, Harvey Barnes, Matthias Jaissle