Hannibal Mejbri dan Wesley Fofana Jadi Korban Ujaran Rasis
Gelandang Burnley, Hannibal Mejbri. (Foto: Sebastian Frej/MB Media/Getty Images)
Berita Liga Inggris: Burnley dan secara tegas mengecam aksi rasisme daring yang diarahkan kepada Hannibal Mejbri dan Wesley Fofana setelah hasil imbang 1-1 melawan Chelsea dalam laga Premier League, Sabtu (21/2) lalu.
Dalam pertandingan tersebut, Wesley Fofana menerima kartu merah akibat dua kartu kuning. Pelanggaran pertamanya terjadi saat menghentikan Hannibal Mejbri, yang kemudian menjadi salah satu momen krusial laga.
Usai pertandingan, gelandang Burnley Hannibal membagikan tangkapan layar pesan rasis yang ia terima melalui Instagram. Ia menulis, “Ini sudah 2026 dan masih ada orang seperti itu… Tolong didik diri kalian dan anak-anak kalian.”
Burnley langsung merespons dengan keras. Klub menyatakan merasa “muak” atas tindakan tersebut dan telah melaporkan insiden itu kepada Meta selaku induk Instagram, pihak Premier League, serta kepolisian.
Dalam pernyataan resmi, The Clarets menegaskan, “Semua orang di Burnley FC muak dengan pelecehan rasis online yang diarahkan kepada Hannibal setelah laga Premier League hari ini.”
Klub menambahkan, “Tidak ada tempat bagi tindakan seperti ini dalam masyarakat kita dan kami mengecamnya tanpa syarat. Klub terus bersikap tegas—kami memiliki pendekatan tanpa toleransi terhadap segala bentuk diskriminasi.”
Fofana juga membagikan tangkapan layar pesan rasis yang ia terima. Bek Chelsea itu menulis, “2026, tetap hal yang sama, tidak ada yang berubah. Orang-orang ini tidak pernah dihukum. Kalian membuat kampanye besar melawan rasisme, tetapi tidak ada yang benar-benar melakukan apa pun.”
Chelsea pun mengeluarkan pernyataan resmi. Klub London tersebut menyatakan akan “bekerja sama dengan otoritas dan platform terkait untuk mengidentifikasi pelaku dan mengambil tindakan sekeras mungkin.”
The Blues menyatakan, “Chelsea Football Club terkejut dan muak atas pelecehan rasis online yang keji terhadap Wesley Fofana. Pelecehan rasis yang ditujukan kepada Wes setelah laga Premier League melawan Burnley sangat menjijikkan dan tidak akan ditoleransi.”
“Perilaku seperti ini sepenuhnya tidak dapat diterima dan bertentangan dengan nilai-nilai permainan serta semua yang kami junjung sebagai klub. Tidak ada ruang untuk rasisme. Kami berdiri sepenuhnya bersama Wes. Ia mendapat dukungan penuh kami, begitu pula semua pemain kami yang terlalu sering dipaksa menanggung kebencian ini hanya karena menjalankan pekerjaan mereka.”
Artikel Tag: Chelsea, Burnley, Hannibal Mejbri, Wesley Fofana