Hajime Moriyasu Bidik Gelar Piala Asia Sebelum Tinggalkan Jepang
Hajime Moriyasu ingin menutup kariernya di timnas Jepang dengan gelar Piala Asia. (Foto: Yuichi YAMAZAKI / AFP via Getty Images)
Berita Sepak Bola: Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA) resmi memperpanjang kontrak Hajime Moriyasu hingga berakhirnya Piala Asia 2027. Setelah turnamen tersebut selesai pada Februari nanti, posisi pelatih timnas Jepang akan diserahkan kepada pelatih timnas U-21, Go Oiwa.
Moriyasu telah menangani Samurai Biru sejak 2018. Pelatih berusia 57 tahun itu kini bertekad mengakhiri masa tugasnya dengan mempersembahkan gelar juara Piala Asia sebelum Jepang mulai mempersiapkan proyek menuju Piala Dunia 2030 di bawah kepemimpinan Oiwa.
Berbicara kepada wartawan, Hajime Moriyasu menegaskan fokusnya tidak berubah meski masa jabatannya akan segera berakhir. Ia ingin terus membantu perkembangan sepak bola Jepang sembari mengejar trofi bergengsi di level Asia.
"Entah itu empat tahun, dua tahun, satu tahun, atau enam bulan, pola pikir saya tetap sama, yaitu membantu Jepang mencapai tujuan menjadi juara Piala Dunia pada 2050. Saya ingin menyatukan masa lalu, masa kini, dan masa depan sambil mengambil keputusan terbaik untuk tim saat ini," kata Moriyasu.
Moriyasu menambahkan bahwa skuad yang dipilih untuk Piala Asia akan berorientasi pada kemenangan. Menurutnya, keberhasilan menjuarai turnamen tersebut akan menjadi langkah penting bagi perkembangan sepak bola Jepang.
Pada Piala Dunia 2026, Moriyasu membawa Jepang melaju hingga babak 32 besar sebelum tersingkir setelah kalah 1-2 dari Brasil melalui gol pada masa tambahan waktu. Sebelumnya, ia juga mengantarkan Jepang menjadi finalis Piala Asia 2019 sebelum kalah dari Qatar, sedangkan pada edisi 2023 langkah Samurai Biru terhenti di perempat final setelah disingkirkan Iran.
Jepang akan mengawali perjuangannya di Grup F Piala Asia dengan menghadapi Indonesia pada 11 Januari 2027. Moriyasu memastikan dirinya akan terus berkoordinasi dengan Go Oiwa selama proses transisi, tetapi seluruh keputusan selama turnamen tetap menjadi tanggung jawabnya.
"Kami sudah beberapa kali memanggil pemain dari tim U-21 asuhan Go Oiwa ke tim senior sebelum mereka kembali. Kami akan terus berkomunikasi dengan baik, tetapi selama Piala Asia nanti semua keputusan ada di tangan saya dan saya akan bertanggung jawab penuh terhadap tim," ujarnya.
Artikel Tag: Piala Asia, jepang, hajime moriyasu