Granit Xhaka Beri Pesan Elegan untuk Mikel Arteta
Granit Xhaka Beri Pesan Elegan untuk Mikel Arteta - sumber: (footballlondon)
Berita Arsenal: Granit Xhaka, yang direkrut oleh Arsenal dari Borussia Monchengladbach dengan biaya sekitar £35 juta pada Mei 2016, telah menghabiskan tujuh tahun di klub sebelum kembali ke Bundesliga.
Granit Xhaka baru-baru ini memberikan ucapan selamat kepada Arsenal atas keberhasilan mereka menjuarai Liga Premier Inggris. The Gunners berhasil mengamankan gelar juara setelah Manchester City hanya mampu bermain imbang melawan Bournemouth di Vitality Stadium.
Setelah peluit panjang dibunyikan di pantai selatan, gelandang Sunderland ini membagikan foto dirinya bersama Mikel Arteta ketika masih memperkuat Arsenal. Xhaka, yang meraih dua Piala FA dan dua Community Shield selama tujuh tahun di klub tersebut, menyatakan bahwa keberhasilan ini berkat kerja keras pelatih asal Spanyol itu.
Melalui Instagram Story-nya, pemain internasional Swiss ini menulis: "Tim yang istimewa, pemain hebat, dan klub yang tak pernah berhenti percaya, semua ini berkat Mikel. Untuk semua yang meragukan Anda, beri penghormatan yang layak bagi pria dan pelatih ini. Selamat untuk seluruh keluarga @arsenal."
Sepanjang kariernya di Premier League, Xhaka kerap mendapatkan kritik, namun ia berhasil mengakhiri masa baktinya di Arsenal dengan catatan manis. Di musim terakhirnya, pemain asal Swiss ini berperan penting dalam usaha Arsenal mengejar gelar juara di bawah asuhan Arteta.
Meskipun kontribusi terbaiknya, Xhaka tidak bisa membawa The Gunners meraih kejayaan, dengan Manchester City mempertahankan gelar sebagai juara Inggris untuk tahun ketiga berturut-turut. Dalam sebuah wawancara dengan media Jerman NZZ am Sonntag, Xhaka menjelaskan alasan dia memilih bergabung dengan Bayer Leverkusen.
Mantan kapten Arsenal ini mengungkapkan bahwa keputusannya pindah ke Leverkusen bukan karena ia ingin menjadi bos, melainkan mencari tantangan baru setelah merasa waktu di Arsenal sudah habis setelah tujuh tahun di London.
"Saya datang ke sini sebagai pemain dan pribadi yang berpengalaman. Pemain lain melihat bahwa saya bisa memberikan sesuatu dari yang telah saya pelajari. Itu bagian dari peran saya di sini," ujarnya.
Ketika ditanya tentang perbedaan antara Arsenal dan Leverkusen, Xhaka menilai bahwa di Leverkusen pekerjaan bisa dilakukan dengan tenang tanpa banyak tekanan, berbeda dengan Arsenal di mana tekanannya lebih besar. Dengan potensi besar yang dimiliki tim, Xhaka yakin Leverkusen bisa mencapai sesuatu yang luar biasa.
Setelah dua tahun di Leverkusen, Xhaka kembali ke Premier League musim panas lalu dan berhasil membantu Sunderland menghindari degradasi ke Championship.
Artikel Tag: Arsenal, Granit Xhaka