Gianni Infantino Usul Kartu Merah untuk Pemain yang Tutup Mulut
Gianni Infantino desak sanksi tegas pemain yang tutupi mulut. (Foto: Alex Bierens de Haan - UEFA/UEFA via Getty Images)
Berita Sepak Bola: Presiden FIFA, Gianni Infantino, mendorong perubahan aturan tegas terhadap pemain yang menutup mulut saat berbicara kepada lawan dalam situasi konfrontasi. Menurutnya, tindakan tersebut harus memicu asumsi bahwa pemain mengatakan sesuatu yang tidak pantas dan layak diganjar kartu merah.
Pernyataan itu disampaikan Infantino kepada Sky News, kurang dari dua pekan setelah insiden yang melibatkan winger Benfica Gianluca Prestianni dan penyerang Real Madrid Vinicius Jr di Liga Champions. Dalam laga tersebut, Prestianni terlihat menutup mulut dengan bajunya saat berbicara kepada Vinicius Jr.
Prestianni telah dijatuhi larangan bermain satu pertandingan secara sementara oleh UEFA atas dugaan penggunaan bahasa rasis, tuduhan yang ia bantah. Sanksi tersebut diberlakukan sambil menunggu hasil investigasi penuh dari inspektur etik dan disipliner, dengan kemungkinan hukuman tambahan setelah proses selesai.
Gianni Infantino menegaskan bahwa setiap kasus tetap harus ditangani oleh otoritas terkait, tetapi sepak bola secara keseluruhan perlu bertindak tegas demi efek jera. “Jika seorang pemain menutup mulutnya dan mengatakan sesuatu yang berdampak rasis, maka dia jelas harus dikeluarkan,” ujarnya.
“Harus ada asumsi bahwa dia mengatakan sesuatu yang tidak seharusnya dikatakan. Jika Anda tidak punya sesuatu untuk disembunyikan, Anda tidak akan menutup mulut ketika berbicara. Sesederhana itu.”
Isu tersebut turut dibahas dalam rapat tahunan International Football Association Board (IFAB) di Wales akhir pekan ini. Meski belum ada keputusan final, disepakati akan dilakukan konsultasi lebih luas untuk merumuskan langkah yang dapat mencegah pemain menyembunyikan ucapan mereka saat di lapangan.
Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, menyebut diskusi lanjutan berpotensi menghasilkan keputusan sebelum Piala Dunia musim panas ini. “Kami ingin melanjutkan pembahasan dan mungkin menghasilkan langkah konkret sebelum Piala Dunia,” katanya.
Sementara itu, CEO Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) Mark Bullingham menilai pembahasan lebih mendalam masih diperlukan agar perubahan aturan tidak menimbulkan masalah baru. Jika disepakati dalam Kongres FIFA di Vancouver pada 30 April, perubahan regulasi tersebut bisa diterapkan tepat waktu sebelum turnamen besar mendatang.
Artikel Tag: Gianni Infantino