Gianni Infantino Dipastikan Maju di Pemilihan Presiden FIFA 2027
Gianni Infantino dipastikan tetap maju pencalonan Presiden FIFA 2027 di tengah gelombang kritik. (Foto: Omar Marques/Getty Images)
Berita Sepak Bola: Presiden FIFA, Gianni Infantino, dipastikan tetap akan maju dalam bursa pencalonan re-eleksi kepemimpinan pada April 2027 mendatang. Keputusan tersebut dikonfirmasi langsung oleh pihak FIFA kepada Sky Sports di tengah ramainya gelombang kritik serta merosotnya dukungan dari sejumlah konfederasi sepak bola internasional terhadap pria berusia 56 tahun tersebut.
Kabar mengenai kepastian pencalonan kembali Gianni Infantino mengemuka di sela-sela kehadirannya pada gelaran Piala Dunia Wanita U-20 di Polandia. Meski sempat enggan memberikan jawaban langsung sebelum pertandingan dimulai, pihak otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut menegaskan bahwa tidak ada perubahan rencana terkait agenda penentuan masa jabatan kepemimpinan periode berikutnya.
"Presiden FIFA telah mengumumkan pada bulan April bahwa dia akan maju untuk pemilihan kembali pada tahun 2027. Tentu saja, tidak ada yang berubah. Infantino akan tetap maju dalam pemilihan kembali," bunyi pernyataan resmi yang dirilis oleh induk organisasi sepak bola dunia tersebut.
Kendati untuk sementara Infantino menjadi calon tunggal, tiga konfederasi besar yakni UEFA, AFC, dan CONCACAF diprediksi akan mengusung calon tandingan sebelum batas waktu pencalonan berakhir. Beberapa nama figur ber pengaruh seperti Victor Montagliani, Dariusz Mioduski, Salman bin Ibrahim Al Khalifa, hingga Mattias Grafstrom rumornya tengah dipertimbangkan masuk bursa persaingan.
Batas akhir penyerahan berkas pendaftaran kandidat yang wajib mendapatkan dukungan minimal dari lima asosiasi anggota ditetapkan pada 18 November 2026 mendatang. Tiga konfederasi besar tersebut secara terbuka menarik dukungan mereka dari Infantino menyusul skandal FIFA Forward Enterprise yang memicu gejolak hebat di internal induk organisasi sepak bola global tersebut.
Sikap penolakan tajam juga ditunjukkan oleh asosiasi sepak bola Belanda (KNVB) yang secara resmi mengumumkan bakal menggelar pertemuan global terkait masa depan FIFA tanpa mengundang Infantino. KNVB menegaskan bahwa kepemimpinan baru serta reformasi tata kelola organisasi secara menyeluruh sangat dibutuhkan demi menjaga integritas sepak bola dunia ke depan.
"KNVB tidak lagi memiliki kepercayaan terhadap kepemimpinan Presiden FIFA Gianni Infantino. Kami percaya FIFA membutuhkan kepemimpinan baru mulai tahun 2027 dan seterusnya. Namun presiden baru saja tidak cukup, cara FIFA dikelola juga harus berubah," tulis KNVB dalam pernyataan resminya terkait penolakan tersebut.
Pria yang menggeser posisi Sepp Blatter sejak tahun 2016 tersebut dijadwalkan akan bertarung dalam Kongres FIFA ke-77 yang bakal berlangsung di Rabat, Maroko. Masa depan kepemimpinan sang petinggi kini berada di ujung tanduk seiring kian kuatnya dorongan perubahan dari berbagai negara anggota otoritas tertinggi sepak bola tersebut.
Artikel Tag: FIFA, Gianni Infantino