☰
Kanal
✕

Gasperini Bela Malen dan Kritik Analisis Cuplikan, Sebut Roma Kini Berbeda

Penulis: Amalia Sihotang
12 Okt 2026, 01:03 WIB

Gasperini Bela Malen dan Kritik Analisis Cuplikan, Sebut Roma Kini Berbeda - sumber: (footballitalia)

Berita Liga Italia:AS Roma harus puas berbagi poin dengan Como dalam laga Serie A yang berakhir tanpa gol, meski segudang peluang sempat tercipta. Gian Piero Gasperini, pelatih Roma, mengungkapkan kekecewaannya atas kartu merah yang diterima Donyell Malen, yang menurutnya merusak jalannya pertandingan.

Dalam wawancara pascalaga dengan DAZN, Gasperini mengutarakan bahwa kartu merah untuk Malen adalah keputusan yang tidak adil, meskipun ia mengakui bahwa pemain asal Belanda tersebut tidak bermaksud mencederai lawannya. "Kejadian itu memang mengubah dinamika pertandingan, tetapi saya yakin Malen tidak berniat jahat," ujarnya.

Paulo Dybala tampil menawan meski Roma harus bermain dengan sepuluh pemain. Gasperini memuji peran sentral Dybala yang mampu menjaga ritme permainan dan beradaptasi dengan situasi sulit. "Dybala benar-benar luar biasa, terutama di babak kedua ketika kami kekurangan pemain. Dia tidak pernah kehilangan bola dan memberikan penampilan yang luar biasa," tambah sang pelatih.

Gasperini juga menyoroti peluang yang terlewat di babak pertama sebelum Malen diusir keluar lapangan. "Kami memiliki beberapa peluang bagus untuk mencetak gol lebih dulu, dan meskipun Como juga menciptakan ancaman, saya merasa kami lebih berpeluang memimpin," katanya.

Penjaga gawang Pierluigi Gollini, yang menggantikan Mile Svilar yang cedera, juga mendapatkan pujian dari Gasperini atas penampilan solidnya dalam laga ini. "Gollini tampil tenang dan akurat. Tim memberikan dukungan penuh kepadanya, dan dia mampu membalas dengan performa yang sangat baik," jelasnya.

Setelah hasil imbang ini, Roma bersiap menghadapi laga sulit di Liga Champions melawan Real Madrid, yang kini diasuh oleh Jose Mourinho. Gasperini mengakui kekuatan lawannya tersebut. "Real Madrid adalah tim penuh bintang dengan kualitas luar biasa, baik di lapangan maupun dari bangku cadangan. Namun, kami juga menampilkan semangat dan determinasi tinggi di Como, dan itu memberi saya kepuasan besar," tuturnya.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai insiden kartu merah Malen, Gasperini menegaskan bahwa tidak ada niatan menyakiti dalam tindakan tersebut. "Sayangnya, insiden itu merusak keindahan laga. Sepak bola bukanlah urutan gambar beku; itu adalah serangkaian aksi. Kami harus berhenti menilai dari potret diam yang bisa memutarbalikkan kenyataan," tegasnya. Gasperini menyerukan agar penilaian sepak bola tetap berbasis pada konteks permainan yang sebenarnya, bukan dari gambar beku yang sering kali menyesatkan.

Artikel Tag: AS Roma, Paulo Dybala, Gian Piero Gasperini

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru