Gara-Gara Butuh Uang, Max Eberl Dipaksa Jual Pemain Bayern Munich
Max Eberl (Sumber: S. Mellar/FC Bayern via Getty Images)
Berita Liga Jerman: Anggota dewan olahraga Bayern Munich, Max Eberl, kini sedang berada di bawah tekanan manajemen karena harus menjual beberapa pemain yang dianggap tidak cocok dengan skema permainan pelatih Vincent Kompany.
Petinggi Bayern Munich tidak ingin kembali meminjamkan para pemain seperti di musim sebelumnya, karena mereka lebih memilih untuk menjualnya demi mendapatkan uang tunai. Dana tersebut nantinya akan digunakan oleh Bayern untuk mendatangkan pemain baru.
“Max Eberl memiliki peluang bagus untuk mempertahankan pekerjaannya, karena telah ada kesepakatan yang bagus, tetapi dia harus menjual pemain. Para petinggi klub tidak berniat meminjamkan pemain seperti Joao Palhinha, Bryan Zaragoza, Alexander Nübel, dan Sacha Boey lagi, karena mereka membutuhkan uang musim panas ini,” tulis laporan dari Sport Bild.
“Eberl harus menjual pemain-pemain ini dan mengurangi beban gaji. Itu akan menjadi faktor utama yang akan dipertimbangkan dewan pengawas ketika membuat keputusan mengenai masa depan Eberl pada akhir Agustus,” lanjutnya.
Sejauh bursa transfer musim panas tahun 2026 kali ini Bayern Munich telah berhasil mendatangkan dua pemain anyar, mereka adalah Ismael Saibari dari PSV Eindhoven dengan biaya sebesar 55 juta euro dan Nathaniel Brown dari Eintracht Frankfurt juga dengan harga yang sama. Dengan begitu, total Bayern telah menghabiskan 110 juta euro atau setara dengan 2.26 triliun rupiah hanya untuk mendatangkan dua pemain ke Allianz Arena.
Artikel Tag: Bayern Munich, Max Eberl