Gagal Dapatkan Palestra, Beppe Marotta Kritik Pengaruh Agen Sang Pemain
Beppe Marotta
Berita Liga Italia: Presiden Inter Milan, Beppe Marotta menyoroti pengaruh agen terhadap keuangan klub. Kritik ini muncul usai gagal mengamankan tanda tangan Marco Palestra.
Beppe Marotta tampil mendampingi pelatih Cristian Chivu dalam sesi konferensi pers, bertepatan dengan hari pertama pra-musim. Juara bertahan Serie A tersebut masih mencari pengganti Denzel Dumfries, yang hijrah ke Real Madrid senilai 20 Juta Euro.
Target utama mereka, Marco Palestra, justru bergabung dengan Chelsea dua pekan lalu meski sempat mencapai kesepakatan dengan Inter.
"Kami perlu menjaga agar biaya tetap terkendali, bukan soal investasi. Saya merujuk pada pemain yang tidak bisa kami rekrut karena gaji mereka terlalu tinggi, dan juga soal agen, yang pengaruhnya semakin signifikan," ujar Marotta.
"Kami harus menghadapi realita ini, yang memberi dampak besar terhadap bursa transfer. Ambil contoh kasus Palestra. Itu merupakan hasil keputusan yang diambil sang pemain, yang mundur dari kesepakatan lisan," lanjut Marotta.
"Agennya bisa saja mengarahkannya ke jalan lain, tapi malah memilih jalan ini, dan kami harus menerima kenyataan melihat pemain Italia lain pindah ke liga yang bukan pesaing langsung liga kami."
Dalam konferensi pers yang sama, Marotta juga mengumumkan bahwa target kedua mereka, Anan Khalaili, gagal dalam tes medis, yang berarti transfer senilai 25 Juta Euro dari Union Saint-Gilloise tersebut resmi batal.
Inter telah meraih tiga gelar Serie A selama era kepemimpinan Marotta, namun gelar yang diraih pada musim 2025-26 bersama Chivu menjadi yang pertama baginya sebagai presiden Nerazzurri.
Artikel Tag: Inter Milan, Liga Italia, beppe marotta