Kanal

Frankfurt Unggul di Menit Akhir tapi Buyar, Ini Reaksi Hugo Larsson

Penulis: Demos Why
07 Feb 2026, 08:47 WIB

Aksi Hugo Larsson saat Eintracht Frankfurt menghadapi Union Berlin di Alten Forsterei Stadion. (Foto: Inaki Esnaola/Getty Images)

Berita Liga Jerman: Gelandang Eintracht Frankfurt, Hugo Larsson, mengomentari terkait hasil imbang yang didapatkan oleh timnya saat tandang ke markas Union Berlin.

Eintracht Frankfurt kembali gagal mengamankan poin sempurna dalam kunjungan mereka ke Alten Forsterei Stadion, Sabtu (7/2) dini hari WIB, untuk menghadapi Union Berlin. Walau berhasil mendominasi jalannya pertandingan pekan ke-21 Bundesliga tersebut, keberuntungan belum berpihak pada mereka hanya mampu meraih hasil imbang dengan skor akhir 1-1.

Pada laga tersebut, Die Adler sempat unggul lebih dulu melalui gol Nathaniel Brown pada menit ke-83. Namun, hanya dua menit berselang, Frankfurt harus bermain dengan 10 orang setelah Oscar Hojlund mendapatkan kartu merah setelah melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti. Union kemudian menyamakan kedudukan melalui gol penalti Leopold Querfeld pada menit ke-87.

Hugo Larsson memberikan tanggapan terkait laga ini setelah peluit panjang dibunyikan. Larsson menyebut Die Adler berhasil menunjukkan perkembangan positif pada laga ini meski mereka gagal mengamankan tiga poin.

"Kami datang ke sini untuk mendapatkan tiga poin, ujar Larsson seperti dilansir dari laman resmi klub.

"Ini adalah pekan yang intens dengan banyak masukan, 90 menit setiap hari. Pelatih ingin memberi kami semua pengetahuan dan informasinya tentang filosofi sepak bolanya dan memastikan kami siap secara mental untuk segala sesuatu yang terjadi dalam pertandingan."

"Kami seharusnya lapar seperti singa dan memainkan sepak bola yang dominan. Saya pikir kami menerapkannya dengan baik. Hasil imbang tidak apa-apa; kami bisa mengembangkannya di laga selanjutnya."

"Sayang sekali kami kebobolan gol penyama kedudukan hanya satu menit setelah unggul."

Artikel Tag: Bundesliga, Eintracht Frankfurt, union berlin, Hugo Larsson

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru