Franco Ordine Ungkap Detail Skandal Arbitropoli yang Libatkan Inter Milan
Franco Ordine
Berita Liga Italia: Jurnalis Franco Ordine mengungkap detail penyelidikan skandal wasit "Arbitropoli" yang melibatkan Inter Milan, meski kasus pidana telah diarsipkan otoritas hukum.
Jurnalis Franco Ordine diwawancarai Il Tempo soal perkembangan penyelidikan skandal wasit yang dikenal sebagai "Arbitropoli", yang melibatkan sejumlah pertandingan Inter Milan.
Kasus pidana terkait penyelidikan ini telah diarsipkan otoritas hukum dan diturunkan statusnya menjadi sekadar dugaan tanpa bukti kuat.
"Harus saya akui kami sempat mengalami masa krisis terkait regenerasi wasit, tapi sekarang kualitas teknis sudah membaik dan menurut saya bisa dibilang cukup baik.” ujar Ordine, memulai penjelasannya.
“Misalnya, menurut saya Guida, Doveri, dan Mariani memberikan jaminan kualitas yang baik. Penyelidikan pidana dibuka dan ditutup dengan sejumlah keanehan tertentu, terutama dua hal,”
“Pertama, terhentinya izin penyadapan dari hakim pemeriksa terhadap Ascione, lalu setelah pergantian hakim, penyadapan kembali dilanjutkan.”
“Kedua, informasi soal penutupan penyelidikan dan permintaan pengarsipan selalu menyebut adanya perselisihan kuat antara kejaksaan dan jaksa Ascione, meski hal ini tidak dikonfirmasi dalam keputusan bersama Paolo Ielo dan Maurizio Ascione."
“Seluruh materi penyadapan hanya berkaitan dengan penunjukan wasit untuk laga-laga Inter, meski koordinator wasit Gianluca Rocchi menyebut praktik tersebut lazim dilakukan seluruh klub.”
Ordine juga menyoroti adanya keterkaitan yang dinilainya patut dipertanyakan antara sejumlah figur institusi, yang oleh Rocchi sendiri disebut sebagai pendukung Inter, dengan koordinator wasit tersebut.
Soal perbedaan dengan kasus Calciopoli 2006 yang disinggung mantan direktur Juventus, Luciano Moggi, Ordine menjelaskan perbedaan utamanya terletak pada minimnya sorotan media terhadap kasus kali ini dibanding tahun 2006.
Artikel Tag: Inter Milan, Liga Italia, Franco Ordine