Finish Posisi Tiga, Persija Jakarta Dinilai Kurang Maksimal Di Laga Kandang
Persija Jakarta dinilai kurang maksimal di laga kandang/foto dok Persija Jakarta
Berita Super League: Persija Jakarta dinilai kurang maksimal di laga kandang meski sukses menutup kompetisi Super League musim 2025/2026 dengan menempati peringkat ketiga. Performa di markas sendiri menjadi salah satu catatan utama karena membuat tim kehilangan momentum penting untuk bersaing dalam perebutan gelar juara.
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza mengungkapkan pandangannya terhadap perjalanan Macan Kemayoran sepanjang Super League musim 2025/2026.
Menurut arsitek asal Brasil tersebut, anak asuhnya sejatinya memiliki peluang besar untuk finis di posisi yang lebih baik daripada sekadar mengunci peringkat ketiga lewat torehan 71 poin.
Bagi Mauricio Souza, inkonsistensi saat bermain di hadapan publik sendiri menjadi batu sandungan utama. Secara statistik, klub ibu kota ini sejatinya sama-sama membukukan 11 kemenangan, baik dalam laga kandang maupun tandang. Namun, hasil di markas sendiri justru kerap menahan laju tim.
Persija Jakarta tercatat empat kali ditahan imbang Malut United FC, Bali United, Borneo FC, serta Dewa United FC, dan menelan dua kekalahan dari Arema FC serta Persib Bandung.
“Mengenai musim ini, saya rasa kami seharusnya bisa tampil lebih baik saat bermain di kandang. Saya rasa itulah yang menentukan posisi akhir di kompetisi. Secara historis, tim yang bermain bagus di luar kandang biasanya memiliki keuntungan besar di kompetisi, dan kami adalah tim terbaik saat bermain tandang,” katanya seperti dikutip dari laman resmi klub.
Sisi positifnya, performa tandang mereka memang sangat impresif. Macan Kemayoran sukses mendulang 34 poin dari 11 kemenangan dan sekali imbang saat melakoni laga away.
“Kami meraih poin terbanyak di laga tandang. Namun, di kandang sendiri, kami kehilangan sekitar 11 poin. Belum lagi beberapa pertandingan di mana ada pemain kami yang terkena kartu merah, yang akhirnya merugikan kami,” tutur dia lagi.
Meski demikian, Mauricio Souza tetap memuji daya juang skuadnya. Di bawah arahannya pada kompetisi Super League musim 2025/2026, Persija Jakarta sukses mengukir rekor poin tertinggi klub sejak era Liga 1 bergulir.
Artikel Tag: persija jakarta, Super League, Mauricio Souza