Kanal

FIFA Dorong Perubahan Aturan Usai Insiden Arsenal

Penulis: Yuliana Farida
24 Jun 2026, 02:00 WIB

FIFA Dorong Perubahan Aturan Usai Insiden Arsenal - sumber: (footballlondon)

Berita Arsenal: Dalam langkah yang mengejutkan dan belum pernah terjadi sebelumnya, FIFA berencana untuk mengubah aturan di tengah turnamen, dengan keputusan akhir akan ditetapkan oleh Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB).

Arsenal baru saja mengalami kekalahan melalui adu penalti melawan Paris Saint-Germain (PSG) di final Liga Champions. Namun, kabar terbaru menyebutkan bahwa perubahan aturan terkait adu penalti mungkin segera diterapkan. FIFA berencana untuk memperkenalkan perubahan aturan ini tepat sebelum tahap gugur Piala Dunia dimulai.

Menurut laporan The Times, badan pengatur sepak bola dunia ini ingin mengubah aturan agar tim dapat memilih untuk melakukan tendangan penalti pertama atau melakukannya di depan pendukung mereka sendiri. Pembicaraan antara FIFA dan IFAB, badan pembuat aturan sepak bola, sedang berlangsung untuk mengimplementasikan perubahan ini meskipun turnamen sudah berjalan.

Keputusan IFAB mengenai penggunaan aturan baru ini harus dibuat sebelum pertandingan knockout pertama yang dijadwalkan pada Minggu malam.

Saat ini, aturan permainan menyatakan bahwa ada dua undian koin pada adu penalti: yang pertama untuk menentukan siapa yang menendang pertama dan yang kedua untuk memilih ujung lapangan. Namun, FIFA ingin mengubah aturan ini menjadi hanya satu undian koin, di mana pemenangnya memiliki pilihan pertama dan yang kalah mendapatkan pilihan kedua.

FIFA percaya bahwa langkah ini akan menjadi cara yang lebih adil dalam mengatur adu penalti daripada memberikan dua keuntungan kepada satu tim saja.

Pada final Liga Champions melawan PSG, Arsenal mengalami kerugian ganda karena kalah dalam kedua undian koin, yang membuat mereka berada dalam posisi yang kurang menguntungkan selama adu penalti tersebut.

Sementara itu, mantan ketua Arsenal, David Dein, pada tahun 2023 mengungkapkan rencananya agar adu penalti dilakukan di kedua ujung lapangan. Dein, yang pernah duduk di komite kompetisi FIFA dan UEFA, merasa bahwa tidak adil bagi pemain untuk melakukan tendangan penalti di depan pendukung lawan.

Menurutnya, semakin sering ia menyaksikan adu penalti, semakin ia merasa bahwa hal itu tidak adil bagi tim yang harus mengambil tendangan di depan suporter lawan. Dein menambahkan bahwa meskipun ada tradisi, perubahan ini adalah sebuah kemajuan yang diperlukan dalam sepak bola.

Artikel Tag: Lionel Messi

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru