Kanal

FIFA Bantah Kontroversi Gol Inggris, Norwegia Gagal Dapat Pembenaran

Penulis: Fery Andriyansyah
12 Jul 2026, 12:05 WIB

FIFA pastikan gol penyama Inggris ke gawang Norwegia sah berdasarkan teknologi bola. (Foto: Europa Press Sports/Europa Press via Getty Images)

Berita Piala Dunia: FIFA memastikan gol penyama kedudukan Inggris saat mengalahkan Norwegia 2-1 pada perempat final Piala Dunia 2026 tetap sah. Dalam pernyataan yang dirilis pada Ahad (12/7/2026), FIFA menyebut tidak ditemukan bukti bahwa bola menyentuh kabel kamera sebelum terciptanya gol Jude Bellingham.

Kontroversi muncul setelah para pemain Norwegia memprotes gol tersebut kepada wasit Clement Turpin. Mereka menilai bola hasil tendangan gawang Orjan Nyland sempat mengenai kabel kamera di atas lapangan sehingga arah bola berubah sebelum akhirnya dikuasai Elliot Anderson dalam proses terciptanya gol.

Menurut Laws of the Game, apabila bola menyentuh benda di luar lapangan seperti kabel kamera, pertandingan seharusnya dihentikan dan dilanjutkan dengan dropped ball. Karena itu, insiden tersebut sempat memicu perdebatan setelah pertandingan berakhir.

Dalam pernyataan resminya, FIFA menjelaskan teknologi sensor yang tertanam di dalam bola tidak mendeteksi adanya benturan dengan kabel kamera. Teknologi yang sama sebelumnya digunakan untuk menganulir gol Kroasia saat menghadapi Portugal pada fase gugur Piala Dunia 2026.

"Sebelum gol Inggris pada menit 45+2 melawan Norwegia, sensor pada Connected Ball tidak menunjukkan adanya puncak pada 'detak jantung bola' saat berada di udara. Karena itu, tidak ada bukti bahwa bola menyentuh kabel di atas lapangan dan mengubah arah pergerakannya," demikian bunyi pernyataan resmi FIFA.

Penjelasan tersebut sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai keabsahan gol Inggris. The Three Lions tetap berhak atas kemenangan 2-1 yang mengantarkan mereka ke semifinal Piala Dunia 2026, sementara Norwegia harus mengakhiri perjalanan impresif mereka di babak perempat final 

Artikel Tag: FIFA, Inggris, Norwegia, Piala Dunia, Piala Dunia 2026, Jude Bellingham.

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru