Enzo Fernandez Buka Peluang Tinggalkan Chelsea Usai Disingkirkan PSG
Enzo Fernandez belum pasti bertahan di Chelsea musim depan. (Foto: Adam Davy/PA Images via Getty Images)
Berita Liga Champions: Enzo Fernandez memberi sinyal ketidakpastian soal masa depannya di Chelsea setelah timnya tersingkir dari Liga Champions. Ia tidak memastikan akan tetap bertahan di Stamford Bridge usai Piala Dunia, terutama jika klub gagal lolos ke kompetisi tersebut musim depan.
The Blues harus menelan kekalahan telak saat menghadapi Paris Saint-Germain pada Rabu (18/3/2026) dini hari WIB di Stamford Bridge. Kekalahan 0-3 membuat agregat menjadi 2-8, sekaligus mengakhiri perjalanan mereka di babak 16 besar Liga Champions.
Enzo Fernandez yang mengenakan ban kapten menggantikan Reece James tampil kurang maksimal dan ditarik keluar pada menit ke-60. Ia kemudian memberikan pernyataan yang membuka spekulasi mengenai masa depannya di klub.
Saat ditanya ESPN Argentina soal kemungkinan bertahan musim depan, ia menjawab: “Saya tidak tahu. Saat ini saya fokus di sini, lalu ada Piala Dunia, dan setelah itu kita lihat saja.”
Menurut laporan, gelandang berusia 25 tahun itu membuka peluang untuk mempertimbangkan masa depannya, terutama jika Chelsea gagal mengamankan tiket Liga Champions melalui Premier League musim ini.
Meski demikian, ia tetap menunjukkan komitmen untuk membantu tim bangkit di sisa musim. “Sejak saya datang ke Chelsea, situasi seperti ini sudah terjadi. Sekarang waktunya mendukung rekan setim,” ujarnya.
Ia juga menegaskan target tim untuk bangkit dalam beberapa laga terakhir. “Kami bisa membalikkan situasi ini. Masih ada delapan pertandingan Premier League dan kami harus lolos ke Liga Champions. Kami juga ingin memenangkan Piala FA,” tambahnya.
Fernandez turut mengakui keunggulan PSG dalam dua leg pertandingan tersebut. Ia menilai tim lawan tampil lebih baik secara taktik dan mampu memanfaatkan kesalahan Chelsea. “Kami harus memberi selamat kepada PSG, mereka jauh lebih baik dari kami. Mereka mengalahkan kami secara taktik,” katanya.
Ia menyoroti momen krusial di leg pertama sebagai titik balik kekalahan. “Kami kehilangan kendali di 15 menit terakhir leg pertama, mereka mencetak tiga gol dan membuat perbedaan,” jelasnya.
Menurutnya, detail kecil menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut. “Kami membuat kesalahan dan harus membayarnya. PSG memanfaatkan peluang itu, lalu di leg kedua mereka mencetak gol cepat dan itu membuat segalanya semakin sulit,” tegasnya.
Chelsea kini berada di posisi keenam klasemen Premier League dan masih memiliki peluang untuk finis di zona Liga Champions. Namun, masa depan Enzo Fernandez bisa sangat bergantung pada hasil akhir musim mereka.
Artikel Tag: liga champions, Chelsea, Paris Saint-Germain, Enzo Fernandez